sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Haji 2020 batal, Garuda kehilangan pendapatan 10%

Garuda Indonesia telah kehilangan potensi pendapatan dari masa sibuk Lebaran dan akhir tahun akibat Covid-19.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 05 Jun 2020 14:28 WIB
Haji 2020 batal, Garuda kehilangan pendapatan 10%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 135123
Dirawat 39290
Meninggal 6021
Sembuh 89618

Pemerintah memastikan pemberangkatan haji tahun ini ditiadakan menyusul situasi pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Ditiadakannya keberangkatan ibadah haji tahun ini berimbas terhadap penurunan pendapatan sejumlah maskapai Tanah Air, termasuk Garuda Indonesia. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan dengan ditiadakannya keberangkatan ibadah haji, perusahaan telah kehilangan potensi pendapatan hingga 10%. 

"Haji itu plus minus revenuenya sekitar 10% per tahun. Kalau haji dibatalkan, bagi Garuda Indonesia tentu kehilangan pendapatan yang signifikan," katanya dalam video conference, Jumat (5/6).

Irfan pun menuturkan, ditiadakannya keberangkatan haji tahun ini semakin memukul perusahaan. Sebab, di waktu-waktu yang seharusnya berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan seperti akhir tahun dan Lebaran sudah tidak dapat dinikmati karena pandemi Covid-19. Ditambah, diperburuk dengan adanya pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun ini.

"Kalau 10% hilang dibandingkan posisi hari ini yang juga sudah drop drastis, tentu ini jadi pukulan. Biasanya Garuda dari tahun ke tahun selalu menikmati momentum akhir tahun, Lebaran, dan haji, masa-masa sibuk dan ada pelonjakan pendapatan," ucapnya.

Meski tidak terlalu besar keuntungan yang didapatkan oleh Garuda Indonesia dalam membantu penyelenggaraan haji, namun kekurangan pendapatan jelas berdampak luas terhadap kinerja perusahaan. Terlebih di masa pandemi.

"Kami komitmen untungnya enggak besar dan enggak mau cari untung besar. Tapi dari sisi pendapatan tentu saja berdampak signifikan. Untungnya kami belum ada deal-deal untuk haji tahun ini," tukasnya.

Sponsored
Berita Lainnya