sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG awal pekan dibuka melemah 3%

Sentimen datang dari pasar yang melihat keseriusan pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 23 Mar 2020 09:35 WIB
IHSG awal pekan dibuka melemah 3%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,48% ke level 4.048 pada pembukaan perdagangan Senin (22/3).

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas NIco Demus mengatakan sentimen datang dari pasar yang melihat keseriusan pemerintah menangani pandemi Covid-19.

"Komitmen pemerintah untuk menyelesaikan masalah kesehatan menarik perhatian banyak mata. Pemerintah diketahui memiliki dana Rp121,3 triliun untuk menghadapi Covid-19," kata Nico, Senin (23/3).

Sementara, sentimen dari global datang dari Amerika Serikat (AS) yang pada akhirnya mendekati kesepakatan mengenai rencana bantuan khususnya dalam bidang ekonomi dengan memberikan stimulus sebesar US$2 triliun.

"Kami melihat paket ini merupakan paket stimulus ekonomi terbesar sepanjang sejarah," ujar dia.

Sementara, kabar dari China datang dari seorang pejabat senior di Bank Sentral China yang mengatakan ekonomi China akan segera kembali ke tingkat potensi pertumbuhannya dan akan ada peningkatan yang signifikan dalam tiga bulan mendatang.

Meskipun sejauh ini tingkat aktivitas belum kembali ke titik normal, kata Nico, masih banyak sektor jasa dan eksportir yang masih berjuang karena kesulitan untuk melakukan pekerjaanya. Sebab, pandemi Covid-19 sedang terjadi di seluruh dunia. Ketika China sudah usai menghadapi permasalahan yang terjadi, dunia baru memulai melawan Covid-19.

Sementara itu, analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan kekhawatiran terkait penyebaran Covid-19 yang berpotensi menyebabkan resesi global, terutama penyebarannya di AS dan Eropa yang semakin mengkhawatirkan membuat bursa AS turun. Tercatat Dow Jones ditutup di level 19.173 atau terkoreksi 4.55%, NASDAQ ditutup di level 6.879 atau turun 3.79%, dan S&P 500 ditutup 2.304 atau turun 4.34%.

Sponsored

Sementara, dari dalam negeri, Dennies memprediksi IHSG bergerak melemah. Pergerakan diperkirakan masih akan volatil dan masih tinggi ketidakpastian dari penyebaran Covid-19 terutama di dalam negeri.

"Secara teknikal tren bearish masih sangat kuat meskipun ada peluang untuk technical rebound dalam jangka pendek," tutur Dennies.

Berita Lainnya