sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG bergerak menuju 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat seiring sentimen positif karena pelambatan kasus Covid-19 di AS dan negara lain.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 07 Apr 2020 09:35 WIB
IHSG bergerak menuju 5.000
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (7/4) dibuka menguat 2,2% ke level 4.914.

IHSG dibuka menguat sejalan dengan bursa Amerika Serikat (AS) yang ditutup menguat. Indeks Dow Jones ditutup menguat 7.73%, Nasdaq ditutup menguat 7.33%, dan S&P 500 ditutup naik 7.03%.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan penguatan drastis ini terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa saat ini terdapat 10 macam percobaan obat untuk terapi Covid-19.

"Research and development bekerja cukup cepat. Hal ini terbukti dari jumlah kasus per hari di AS yang mulai terlihat melambat menunjukan bahwa AS telah mencapai puncaknya," kata Dennies.

Sementara, lanjut Dennies, data dari Italia serta spanyol juga mulai menunjukan perlambatan.  

Sementara itu, riset harian Samuel Sekuritas mengatakan hari ini pelaku pasar akan mencermati data cadangan devisa periode Maret 2020 yang akan dirilis oleh Bank Indonesia.

"Cadangan devisa Maret 2020 diperkirakan turun dari posisi Februari 2020 yang mencapai US$130 miliar," tulis Samuel Sekuritas.

Selama Maret, kata riset Samuel Sekuritas, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah turun sebesar 13,6%. Hal ini membuat BI melakukan intervensi.

Sponsored

Salah satunya dengan pembelian SBN di pasar sekunder. Kepemilikan BI di SBN bertambah Rp137,98 triliun sepanjang Maret. Padahal pada Febuari lalu kepemilikan BI di SBN berkurang sebesar Rp4,27 triliun.

Berita Lainnya