sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas

Kekhawatiran perlambatan perekonomian akibat varian Omicron menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pola gerak IHSG.

 Ratih Widihastuti Ayu Hanifah
Ratih Widihastuti Ayu Hanifah Selasa, 30 Nov 2021 08:21 WIB
IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak dalam rentang terbatas dengan range level 6521-6696 pada perdagangan hari ini.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, kekhawatiran perlambatan perekonomian akibat varian Omicron menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pola gerak IHSG pada hari ini. 

“IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas dengan range 6521-6696," jelasnya dalam program IDX Channels, Selasa (30/11).

Kendati begitu, IHSG masih berpotensi naik. Pasalnya kabar regional menyebutkan, pasar merespons positif pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang mengatakan tidak perlu melakukan lockdown akibat merebaknya varian Omicron. Hal itu terkonfirmasi dari data Bloomberg. Di mana indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,68% ke level 35.135,94, sedangkan indeks S&P 500 menguat 1,32% ke 4.655,27 dan Nasdaq Composite naik 1,88% ke 15.782,83.

Sponsored

"Membaiknya sentimen pelaku pasar global, bisa menjadi pemicu penguatan IHSG," ucap dia.

Berikut adalah beberapa saham yang perlu dicermati hari ini,  antara lain, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) dan PT Sumarecon Agung Tbk. (SMRA).

Berita Lainnya