sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG dibuka melemah terdampak penyebaran coronavirus

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi (3/2) dibuka melemah ke posisi 5.920,97.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 03 Feb 2020 09:25 WIB
IHSG dibuka melemah terdampak penyebaran coronavirus

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi (3/2) dibuka melemah karena masih dibayangi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran coronavirus.

IHSG dibuka melemah 19,08 poin atau 0,32% ke posisi 5.920,97. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 5,58 poin atau 0,58% menjadi 956,39.

"Setidaknya data dari dalam negeri pekan ini hanya sekedar penahan atas koreksi IHSG agar tidak jatuh lebih dalam, karena satu sisi kuatnya sentimen dari eksternal akibat virus corona yang telah dinyatakan darurat kesehatan global masih menjadi tekanan pasar," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (3/2).

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status keadaan darurat global wabah coronavirus. Hal ini membuat sejumlah pihak khawatir perekonomian China akan terdampak.

Larangan bepergian ke China juga sudah diterapkan oleh sejumlah negara. Amerika Serikat dan Inggris telah memberikan peringatan secara resmi meminta warganya untuk tidak bepergian ke China. Hong Kong bahkan memutus hubungan transportasi dengan China daratan.

Dari Amerika Serikat, saham Wall Street ditutup melemah tajam 1,5% pada perdagangan Jumat lalu, imbas penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan.

Epidemi virus corona yang telah menewaskan ratusan orang di China dan telah dinyatakan darurat kesehatan global. Selain itu, koreksi juga dipicu lesunya data ekonomi AS dan laporan laba emiten yang bervariasi.

Bursa saham regional Asia Senin pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 212,2 poin atau 0,91% ke 22.993, indeks Hang Seng menguat 118,2 poin atau 0,45% ke 26.430,8, dan indeks Straits Times melemah 21,12 poin atau 0,67% ke 3.132,61.

Sponsored
Berita Lainnya