sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG dibuka menguat nantikan data inflasi Juni

Investor masih terus menanti data ekonomi untuk melihat pemulihan ekonomi secara nyata. 

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 01 Jul 2020 09:08 WIB
IHSG dibuka menguat nantikan data inflasi Juni
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 72347
Dirawat 35349
Meninggal 3469
Sembuh 33529

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,20% ke level 4.915 pada perdagangan Rabu (1/7). Sementara bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup naik 2,28%, Nasdaq ditutup naik 1,87%, dan S&P 500 ditutup naik 1,54%.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, bursa saham AS ditutup menguat menjelang akhir kuartal II-2020 kembali ke level tertingginya, sebelum terjadi sell-off pada Maret 2020.

"Jumlah kasus Covid-19 di AS yang masih terus meningkat merupakan pemicu dari kepanikan investor untuk melakukan sell-off tersebut," kata Dennies.

Investor masih terus menanti data ekonomi untuk melihat pemulihan ekonomi secara nyata. 

Mengikuti bursa AS, bursa saham Asia dibuka menguat menanti data PMI dari China yang diyakini membaik, sehingga dapat memberikan indikasi pemulihan ekonomi di Asia dan global.

Dennies pun memperkirakan pergerakan IHSG menguat. Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam tren konsolidasi sehingga pergerakan akan cenderung terbatas.

"Namun ada potensi penguatan seiring menguatnya bursa global didorong oleh optimisme pemulihan ekonomi. Investor akan mencermati beberapa data manufaktur dan data inflasi Indonesia untuk Juni," tuturnya.

Sementara itu analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG cenderung berfluktuatif di tengah penantian data ekonomi inflasi Juni.

Sponsored

Konsensus memperkirakan inflasi Juni YoY berada di level 2,46%, lebih rendah dari periode sebelumnya 2,65%. Tak hanya dari dalam negeri, investor juga menanti data ekonomi global PMI manufaktur AS dan inventori minyak mentah AS.

Berita Lainnya