sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG dibuka naik 0,12% ke level 5.065

IHSG selama seminggu ke depan berpeluang terkonsolidasi melemah.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 21 Sep 2020 09:20 WIB
IHSG dibuka naik 0,12% ke level 5.065
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 365.240
Dirawat 64.032
Meninggal 12.617
Sembuh 289.243

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup terkoreksi 0,88%, NASDAQ ditutup turun 1,07%, dan S&P 500 ditutup turun 1,12%.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, penurunan didorong oleh kecemasan investor atas lambatnya keputusan dari pemerintah AS, untuk memberikan stimulus bantuan Covid-19 yang hingga saat ini belum juga disetujui.

"Kebijakan stimulus ini akan menjadi lebih susah disetujui setelah meninggalnya Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg," kata Dennies.

Sementara itu Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, dari dalam negeri, sentimen positif datang dari keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan. Menurut Hans, BI lebih mengutamakan stabilitas keuangan dalam mendukung perekonomian Indonesia dan mengindikasikan Bank Sentral tetap independen

Sponsored

"BI memastikan kepada pelaku pasar bahwa perjanjian burden sharing dengan pemerintah hanya untuk 2020," ujarnya.

Selain itu, sentimen juga datang dari pemberlakuan PSBB DKI Jakarta yang tidak sama persis dengan pemberlakuan PSBB periode pertama atau lebih longgar, mampu mendorong IHSG naik di awal pekan lalu. Tetapi, lanjutnya, dampak PSBB tetap diperkirakan tetap mengganggu aktivitas bisnis dan perusahaan.

Sehingga, Hans memperkirakan IHSG selama seminggu ke depan berpeluang terkonsolidasi melemah dengan support di level 5.000 sampai 4.754 dan resistance di level 5.100 sampai 5.187.

Berita Lainnya