sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG dibuka naik 0,90% ke level 5.099

Secara teknikal, IHSG saat ini masih bergerak pada secondary trend bullish.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 12 Okt 2020 09:05 WIB
IHSG dibuka naik 0,90% ke level 5.099
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,90% ke level 5.099 pada perdagangan Senin (12/10). Sebelumnya, bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup naik 0,57%, Nasdaq ditutup naik 1,39%, dan S&P 500 ditutup naik 0,88%.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, bursa saham AS ditutup menguat pada Jumat (9/10) sejalan dengan harapan stimulus bantuan Covid-19 yang dijanjikan Presiden Donald Trump dapat segera diselesaikan.

"Namun, pada Sabtu (10/10), pengajuan stimulus yang disiapkan Presiden Trump ditolak oleh Partai Republika dan Demokrat karena hanya sebesar US$1,8 triliun, lebih sedikit daripada yang Demokrat ajukan sebesar US$2,2 triliun. Presiden Trump berencana menambah dana tersebut di kemudian hari," kata dia.

Sementara itu bursa saham Asia dibuka melemah seiring dengan ketidakpastian stimulus bantuan Covid-19 di AS. Hal tersebut dinilai dapat menekan aktivitas investasi secara global karena likuiditas menurun.

Dennies memperkirakan IHSG bergerak menguat dengan resistance di level 5.074-5.063 dan support di level 5.035-5.018. Secara teknikal, IHSG saat ini masih bergerak pada secondary trend bullish, namun indikator stochastic saat ini berada di area overbought sehingga rawan terjadi koreksi.

Sementara itu Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan sentimen dari dalam negeri datang dari Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR. Investor melihat pengesahan Omnibus Law ini sebagai hal yang positif karena memberikan kemudahan investasi bagi pemodal asing yang akan mengurangi ketergantungan foreign inflows ke dunia keuangan.

"Beberapa sektor akan positif akibat dampak Omnibus Law," ujarnya.

Pekan ini, Hans memperkirakan IHSG berpeluang bergerak melemah dengan support di level 5.001 sampai 4.881 dan resistance di level 5.099 sampai 5.187.

Sponsored
Berita Lainnya