sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG dibuka naik 2,5% seiring penguatan bursa AS dan Asia

Penguatan bursa saham terjadi di Amerika Serikat dan Asia.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 31 Mar 2020 09:13 WIB
IHSG dibuka naik 2,5% seiring penguatan bursa AS dan Asia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17552
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,5% ke level 4.524 pada pembukaan perdagangan Selasa (31/3). Kenaikan IHSG sejalan dengan penguatan pasar saham di Amerika Serikat (AS) dan Asia.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan dari global, bursa AS ditutup menguat. Dow Jones ditutup menguat 3,19%, NASDAQ ditutup menguat 3,62%, S&P 500 ditutup menguat 3,35%. Penguatan disebabkan oleh technical rebound karena harga saham sudah cukup terkoreksi.

"Volatilitas di bursa masih tinggi selama kasus Covid-19 terus berkembang secara global dan juga harga minyak masih terus tertekan," kata Dennies, Selasa (31/3).

AS pada akhirnya mencoba bernegosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memperbaiki harga minyak dunia.

Sementara, bursa Asia dibuka menguat setelah ada pernyataan bahwa data manufaktur China menunjukkan ekspansi pada Maret 2020 mengalahkan ekspektasi analis yang diprediksi kontraksi.

Dennies melanjutkan, kekhawatiran dari penyebaran corona yang semakin berbahaya terutama dari Eropa, Amerika Serikat, dan dari dalam negeri akan membayangi pergerakan IHSG.

"Investor masih menanti kebijakan dan stimulus tambahan dari pemerintah," tutur dia.

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan investor akan menanti pidato Trump diawal pekan waktu AS dan data Indeks Kinerja manufaktur di China.

Sponsored

"Sementara dari dalam negeri investor, akan menanti hasil keputusan pemerintah perihal pembatasan wilayah untuk mencegah menyebaran pandemi," ujar Lanjar.

Berita Lainnya