sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG ditutup melemah akibat penurunan cadangan devisa

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun ke level 4.778.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 07 Apr 2020 16:41 WIB
IHSG ditutup melemah akibat penurunan cadangan devisa
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,69% ke level 4.778 pada penutupan perdagangan Selasa (7/4). Investor asing tercatat membukukan penjualan bersih di seluruh pasar sebesar Rp527,65 miliar.

Sebanyak 10,815 miliar saham diperdagangkan hari ini dengan nilai transaksi sebesar Rp9,6 triliun. Tercatat sebanyak 161 saham bergerak naik, sementara 251 saham tercatat mengalami pelemahan.

Pelemahan saham ini didorong oleh sektor infrastruktur yang turun 2,04% dan sektor konsumer yang melemah 1,86%.

Saham PT Indosat Tbk (ISAT) yang melemah 5,50% menjadi Rp2.060 per saham dan saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) yang melemah 4,21% menjadi Rp3.220 menjadi pendorong pelemahan saham sektor infrastruktur.

Sementara di sektor konsumer, saham milik PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang melemah 4,21% menjadi Rp1.705 per saham dan saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang turun 3,46% menjadi Rp48.100 menjadi pendorong pelemahan saham di sektor konsumer.

Selain pelemahan di dua sektor tersebut, analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan, pelemahan IHSG juga didorong oleh sentimen dari dalam negeri. IHSG tercatat bergerak fluktuatif.

"Terkoreksinya IHSG tampak sentimen dari turunnya cadangan devisa. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada Maret 2020 sebesar US$ 121 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi akhir Februari 2020 senilai US$130,4 miliar," kata Nico, Selasa (7/4).

Seperti diketahui, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menjelaskan penurunan cadangan devisa pada Maret 2020 ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah. Selain itu, stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah kondisi pandemi Covid-19 juga menjadi sebab cadangan devisa Indonesia menurun. 

Sponsored
Berita Lainnya