sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IHSG ditutup menguat 0,45%, sektor pertambangan jadi katalis

Saham-saham seperti BMRI, CTRA, ASII, PWON, dan BBCA menjadi saham-saham yang paling banyak dibeli investor asing.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 19 Okt 2020 16:56 WIB
IHSG ditutup menguat 0,45%, sektor pertambangan jadi katalis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,45% ke level 5.126 pada perdagangan Senin (19/10). Saham-saham sektor pertambangan yang naik 1,43% dan sektor keuangan yang naik 1,08% menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini.

Tercatat sebanyak 13,12 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp8,5 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih hingga Rp391 miliar.

Saham-saham seperti BMRI, CTRA, ASII, PWON, dan BBCA menjadi saham-saham yang paling banyak dibeli investor asing. Sementara saham-saham seperti TLKM, BBRI, TOWR, BBNI dan BRIS menjadi saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing.

Investor asing tercatat melakukan pembelian terbanyak pada saham BMRI dengan nilai transaksi mencapai Rp63,71 miliar. Sementara saham TLKM menjadi yang paling banyak dilepas investor asing hingga Rp284,79 miliar.

Sponsored

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan, dari dalam negeri, sentimen datang dari UU Cipta Kerja yang mendapatkan perhatian Bank Dunia.

Bank Dunia dalam pernyataannya mengatakan UU Cipta Kerja sebagai langkah reformasi di sektor bisnis dan merupakan upaya pemerintah untuk lebih berdaya saing dan mendukung aspirasi jangka panjang untuk menjadi masyarakat yang sejahtera.

"Sedangkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan UU Cipta Kerja merupakan langkah pemerintah untuk mengeskalasi pertumbuhan ekonomi. Sehingga, pemulihan ekonomi Indonesia tidak ketergantungan pada kebijakan fiskal dan moneter saja," kata dia.

Berita Lainnya