sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG ditutup menguat 4,76% meski dibayangi sentimen Covid-19

Kenaikan IHSG hari ini dibarengi dengan kenaikan indeks-indeks di kawasan Asia.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 27 Mar 2020 16:35 WIB
IHSG ditutup menguat 4,76% meski dibayangi sentimen Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17552
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,76% ke level 4.545 pada penutupan perdaganganJumat (27/3). Sektor aneka industri yang naik hingga 10,04% dan sektor properti yang naik 7,85% menjadi kontributor penguatan IHSG pada perdagangan hari ini.

Nilai transaksi pada hari ini tercatat sebesar Rp12,37 triliun, dengan investor asing yang mencatatkan aksi beli hingga Rp221,32 miliar di seluruh pasar.

Saham milik PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) tercatat menjadi top gainers dengan kenaikan saham sebesar 13,81%, disusul oleh saham milik PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 13,76%. Selain itu, saham milik PT Astra International Tbk. (ASII) juga tercatat menjadi top gainers dengan kenaikan 12,71%.

Adapun kenaikan IHSG hari ini dibarengi dengan kenaikan indeks-indeks di kawasan Asia. Indeks Nikkei milik Jepang tercatat naik 3,88% pada perdagangan hari ini. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong tercatat naik 0,57%, indeks Shanghai SE naik 0,26%, dan indeks Strait Times Singapura naik 1,66%.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan rupiah yang kembali menguat sebesar 0,83% ke level Rp16.170 per dolar Amerika Serikat menjadi pendorong aksi beli investor. Sehingga, IHSG mampu melanjutkan penguatan hingga penunutupan perdagangan. 

"Meskipun demikian investor asing melakukan aksi beli bersih hanya sebesar Rp221.32 miliar rupiah. Sebab, investor kasus pandemi Covid-19 yang terus bertumbuh dan meluas masih menjadi pusat kekhawatiran investor," ujar Lanjar.

Sementara, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan kenaikan IHSG disebabkan akibat investor yang masih optimis akan stimulus yang diberikan The Fed. Sehingga, pergerakan pasar cenderung menguat dalam jangka pendek.

"Namun, penyebaran Covid-19, terutama dari dalam negeri yang semakin mengkhawatirkan juga membayangi pergerakan IHSG," kata Dennies.

Sponsored

IHSG pada perdagangan hari ini memang sempat menguat hingga 8,28% mendekati penutupan perdagangan sesi I. Namun, sentimen penyebaran Covid-19 dari dalam negeri membayangi penguatan tersebut.  

Berita Lainnya