sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG melesat 9,62% dampak sentimen positif ekonomi AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus ke level 4.316,4.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 26 Mar 2020 12:20 WIB
IHSG melesat 9,62% dampak sentimen positif ekonomi AS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi I hari ini (26/3) mencatatkan kenaikan tajam sebesar 9,62% ke level 4.316,4.

Tercatat nilai transaksi hingga penutupan perdagangan I mencapai Rp7,325 triliun, dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp405,87 miliar di seluruh pasar. Dengan kenaikan tajam tersebut, tercatat sebanyak 294 saham berada di zona hijau.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo mengatakan kenaikan tajam tersebut akibat pemberian insentif pemerintah Amerika Serikat yang telah disetujui senatnya.

"Selama kita tutup kemarin (hari raya Nyepi), bursa-bursa utama dunia mencatatkan kenaikan tajam terutama di AS, karena solusi pemberian insentif ekonominya sudah disetujui," tutur Laksono, Kamis (26/3).

Tercatat, paket stimulus AS sebesar US$2 triliun untuk menangani Covid-19 tersebut merupakan paket stimulus terbesar sepanjang sejarah AS.

Meskipun kesepakatan akhir belum disampaikan, tetapi dari draf yang diberikan Selasa (24/3), pemerintah AS akan menyediakan bantuan tunai hingga US$1.200 untuk per orang. Kemudian, US$2.400 untuk yang sudah menikah, dan US$500 per anak, dan akan dikurangi apabila ternyata orang tersebut telah menghasilkan lebih dari US$75.000 atau pasangan yang menghasilkan lebih dari US$150.000.

Sementara, bagi usaha kecil akan diberikan bantuan sebesar US$350 miliar secara keseluruhan untuk membantu membayar gaji para pegawai. Selain itu, pengusaha akan mendapatkan penangguhan mengenai pajak gaji.

Atas dasar kesepakatan ini, Indeks Dow Jones naik lebih dari 11% pada Selasa (24/3). Kenaikan tersebut tercatat menjadi kenaikan terbesar sejak 1933 silam.

Sponsored

"Jadi, kali ini kenaikan IHSG juga mengikuti pola pergerakan indeks dunia yang ada sekarang," ujar Laksono.

Berita Lainnya