logo alinea.id logo alinea.id

IHSG masih fluktuatif

Keputusan The Fed yang menahan tingkat suku bunga acuan di level 2%-2,5% dalam rapat kemarin, menjadi penopang utama kekuatan indeks

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 31 Jan 2019 10:23 WIB
IHSG masih fluktuatif

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,62%. IHSG mampu menembus ke level 6.502,39 pukul 09.13 WIB, Kamis (31/1).

Tercatat ada 191 saham naik, 54 saham turun, dan 116 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 7,9 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp14 triliun.

Di pasar reguler, asing mencatatkan net buy sebesar Rp77,612 miliar. Sedangkan untuk keseluruhan pasar ternyata asing catatkan net sell Rp12,880 triliun.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, IHSG masih fluktuatif. Meski menguat, munculnya pola bearish engulfing dinilai akan menggiring indeks untuk tersungkur ke zona negatif pada hari ini.

"IHSG cenderung ke teritori negatif di rentang 6.425-6.500," kata Lanjar dalam riset hariannya, Kamis (31/1).

Adapun saham yang dinilai menarik pada hari ini, antara lain, saham PT Astra International Tbk. (ASII), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).

Lanjar juga menganjurkan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO). 

Terpisah, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG berusaha rebound. Keputusan The Fed yang menahan tingkat suku bunga acuan di level 2%-2,5% dalam rapat kemarin, menjadi penopang utama kekuatan indeks.

Sponsored

"Keputusan itu sesuai ekspektasi pasar sebelumnya. Walhasil, potensi pasar saham untuk bangkit (rebound) terbuka lebar. Tapi melihat kenaikan IHSG sejak awal tahun kemarin saya rasa di level saat ini, ditahannya suku bunga the fed sudah priced in," ungkap Dennies dalam risetnya.

Dengan demikian, penguatan IHSG pun diramalkan tak signifikan dibandingkan dengan penutupan kemarin. Apalagi, IHSG saat ini berada di level yang tak lagi murah. "IHSG diprediksi menguat, support 6.425-6.444 resistance 6.473-6.483," imbuhnya.

Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan saham Rabu (30/1), IHSG menguat 27,70 poin atau 0,43% ke posisi 6.464,18. Pelaku pasar asing kembali mencatatkan beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp304,98 miliar.