sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Indonesia akan ekspor lada ke India

Kemtan siap melakukan peremajaan serta penanaman baru tanaman lada di Tanah Air seluas 45 ribu hektar.

Mona Tobing
Mona Tobing Rabu, 28 Mar 2018 06:42 WIB
Indonesia akan ekspor lada ke India
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2956
Dirawat 2494
Meninggal 240
Sembuh 222

Indonesia mengekspor komoditas lada secara langsung ke India. Paling lambat, ekspor mulai berlangsung pada April mendatang. 

Selama ini, ekspor lada Indonesia ke India harus melewati Vietnam. Namun kini, dapat secara langsung dilakukan. 

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan permintaan India terhadap lada Indonesia cukup tinggi. Maka, Kementerian Pertanian siap menfasilitasi ekspor ke negara tersebut.

"April atau Mei kita akan melakukan ekspor lada ke India," kata Amran. 

Sayang Amran tidak dapat memastikan jumlah lada yang akan diekspor. Mantan pengusaha pestisida ini mengatakan bahwa lada Indonesia memiliki tingkat kepedasan lebih tinggi dibandingkan lada pada umumnya yakni mencapai tingkat kepedasanan 6,1. Padahal pada umumnya tingkat kepedasan lada hanya 3,2. 

Demi memenuhi kebutuhan pasar global, Kemtan siap melakukan peremajaan serta penanaman baru tanaman lada di Tanah Air seluas 45 ribu hektar guna meningkatkan produksi dan produktivitas lada nasional. Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,75 triliun pada 2018 untuk pengembangan hortikultura, perkebunan dan rempah-rempah yang salah satunya komoditas lada.

"Pada masa lalu rempah-rempah kita berjaya, saat ini pemerintah akan mendorong kembali kejayaan rempah-rempah nasional," tukas Amran. 

Kementan juga akan menyiapkan bantuan alat dan mesin pertanian serta benih sebagai upaya peremajaan tanaman lada yang sudah tua dan produktivitasnya menurun. Benih lada dipersiapkan untuk lahan sekitar 2.000 hektar atau setara dua juta batang. 

Sponsored

Daerah-daerah penghasil rempah seperti Maluku akan didorong untuk dijadikan daerah penghasil rempah-rempah kualitas ekspor. Berdasarkan data Pusat Data dan Sistem Informasi Kementan, produksi lada tahun 2016 mencapai 82,17 ribu ton naik 0,82% dari produksi tahun 2015 yang hanya mencapai 81,50 ribu ton. Sementara produksi lada di tahun 2017, diperkirakan meningkat 0,97% atau 82,96 ribu ton dari tahun 2016. 

Dari besarnya produksi tersebut, total ekspor lada Indonesia 53,10 ribu ton pada tahun 2016. Ekspor lada pada periode Januari hingga Agustus 2017 mencapai 27,46 ribu ton atau naik 16,57% dibanding pada periode yang sama tahun 2016 yang hanya 23,56 ribu ton.

Terdapat lima provinsi penghasil komoditas lada yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung merupakan penghasil utama lada dengan kontribusinya terhadap produksi nasional sebesar 58,32%.

Sementara Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan sumbangannya terhadap produksi nasional sebesar 41,68%. 

Ada pun potensi pasar ekspor lada Indonesia ke luar negeri cukup besar. Sebab terdapat negara-negara yang volume impornya sangat tinggi seperti: Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, India, Thailand, Spanyol, dan Jepang.
 

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Rabu, 08 Apr 2020 17:05 WIB
Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Rabu, 08 Apr 2020 11:36 WIB
Berita Lainnya