sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Indonesia dapat pinjaman US$1 miliar dari AIIB

Untuk program bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan sekaligus mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang merugikan dari Covid-19.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 23 Jun 2020 17:19 WIB
Indonesia dapat pinjaman US$1 miliar dari AIIB
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 135123
Dirawat 39290
Meninggal 6021
Sembuh 89618

Indonesia mendapatkan pinjaman sebesar US$1 miliar atau Rp14 triliun dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

Dalam keterangan resminya Selasa (23/6), AIIB mengatakan pinjaman pertama senilai US$750 juta yang dibiayai bersama dengan Asian Development Bank (ADB), akan digunakan untuk memperkuat bantuan ekonomi untuk bisnis. Termasuk usaha kecil dan menengah, dukungan untuk rumah tangga miskin dan rentan, serta untuk memperkuat sistem kesehatan negara.

AIIB juga bekerja sama dengan Bank Dunia, menyetujui tambahan dana sebesar US$250 juta yang akan digunakan untuk percepatan penanganan kesehatan oleh pemerintah. Termasuk kesiapan fasilitas perawatan, kapasitas pengujian, pengawasan, pencegahan dan kesiapan rumah sakit.

“Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak negara berkembang melakukan trade-off yang sulit untuk memenuhi kebutuhan mendesak warganya. Dukungan AIIB untuk Indonesia akan berkontribusi pada upaya pemerintah, untuk menavigasi tantangan ini selama masa yang sangat tidak menentu," kata Wakil Presiden AIIB, Operasi Investasi, DJ Pandian.

Pandemi ini diperkirakan semakin membebani sistem kesehatan Indonesia, padahal Indonesia harus mengejar ketertinggalan dengan rekan-rekan regionalnya dalam hal indikator kesehatan utama.

Padahal Indonesia telah menunjukkan manajemen ekonomi makro yang baik sebelum pandemi, dan menunjukkan komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Kami akan terus responsif terhadap kebutuhan negara yang tengah menghadapi krisis, sehingga dapat melanjutkan pertumbuhan ke atas," tuturnya.

Sementara itu Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara mengatakan pinjaman ini penting bagi Indonesia untuk mendukung perawatan kesehatan dan melindungi pengeluaran sosial yang sangat dibutuhkan, dan memperluas program bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang merugikan dari Covid-19.

Sponsored

"Kami menghargai AIIB untuk respons cepat dan fleksibilitas terhadap kebutuhan mendesak negara-negara anggota selama krisis kesehatan dan ekonomi," ujar Suahasil.

Berita Lainnya