sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Indosat terbitkan obligasi Rp 10 triliun

PT Indosat Tbk. (ISAT) menerbitkan obligasi dan sukuk ijarah senilai Rp 10 triliun.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 24 Jan 2019 16:25 WIB
Indosat terbitkan obligasi Rp 10 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

PT Indosat Tbk. (ISAT) menerbitkan obligasi dan sukuk ijarah senilai Rp 10 triliun. Adapun rinciannya Rp7 triliun untuk obligasi dan Rp3 triliun untuk sukuk ijarah.

Direktur Utama Indosat Chris Kanter mengatakan hasil penerbitan akan digunakan untuk pembelanjaan infrastruktur jaringan.

"Pembelanjaan infrastruktur berupa infrastruktur jaringan akses, jaringan core dan jaringan infrastruktur IT untuk menambah kapasitas dan memperluas jaringan jangkauan perseroan," kata Chris di Jakarta, Kamis (24/1).

Surat utang ini merupakan penawaran obligasi berkelanjutan III Indosat Tahap I tahun 2019 senilai Rp1,5 triliun. Adapun Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indonesia Tahap I tahun 2019 senilai Rp500 miliar. 

Adapun obligasi dan sukuk ijarah yang diterbitkan ini terdiri dari lima seri, yakni Seri A dengan tenor 370 hari, Seri B dengan tenor 3 tahun, Seri C dengan tenor 5 tahun, Seri D dengan tenor 7 tahun dan Seri E dengan tenor 10 tahun 

Chris menjelaskan obligasi Seri A memiliki kisaran kupon 7,25%-8,25%, seri B memiliki kisaran kupon 8,50%-9,50% seri C memiliki kisaran kupon 8,75%-9,75%, seri D memiliki kisaran kupon 9,25%-10,25% dan seri E memiliki kisaran kupon 9,50%-10,50%.

Lebih lanjut, kata dia, pembayaran bunga akan diberikan per tiga bulan. Obligasi dan sukuk ijarah ini pun tidak ada jaminan. 

Obligasi berkelanjutan III Indosat Tahap I 2019 ini mendapatkan rating AAA dari Pefindo. Sedangkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indonesia Tahap I tahun 2019 mendapatkan rating AAA Syariah dari Pefindo.

Sponsored

Masa book building mulai dilaksanakan pada 24 Januari - 6 Februari 2019 dan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diperoleh pada 19 Februari 2019. Penawaran umum akan dilaksanakan pada 21-25 Februari 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Maret 2019.

Sementara itu, penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT BCA Sekuritas, PT CGS CIMB Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premiere Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Berita Lainnya