sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Investasi jadi penyelamat merosotnya ekonomi Jakarta

Pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II 2020 mengalami kontraksi -8,22%.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 14 Okt 2020 15:25 WIB
Investasi jadi penyelamat merosotnya ekonomi Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada triwulan II 2020 mengalami kontraksi -8,22% imbas pandemi coronavirus baru (Covid-19). Padahal, periode sama tahun sebelumnya mampu tumbuh positif sebesar 5,06%.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) BI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo, menyatakan, kontraksi lebih dalam dapat ditahan karena adanya penanaman modal asing (PMA) maupun dalam negeri (PMDN) sebesar Rp30,1 triliun. Angka ini tertinggi secara nasional.

"Meski terkontraksi tajam seperti pada triwulan II, tapi masih dapat ditahan dengan adanya PMA dan PMDN yang jumlahnya itu merupakan yang tertinggi senasional," katanya dalam keterangannya, Rabu (14/10).

Hamid menjelaskan, merosotnya pertumbuhan ekonomi di Jakarta imbas penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengharuskan jam kerja lebih pendek dan berkurangnya jumlah pekerja lapangan. Opsi karantina kesehatan itu diberlakukan dalam rangka menangani pandemi.

"Perkembangan ini juga tidak terlepas dan pengaruh melemahnya ekonomi global," jelasnya.

Dirinya melanjutkan, kontraksi terjadi hampir pada seluruh komponen pengeluaran produk domestik regional bruto (PDRB) Jakarta. "Kontribusi penurunan terdalam bersumber dan pengeluaran investasi dan konsumsi rumah tangga."

Karenanya, BI menyarankan adanya berbagai upaya secara berkesinambungan untuk menggeliatkan ekonomi Ibu Kota. Pemerintah pusat, daerah, dan BI dianjurkan menggencarkan sejumlah forum investasi.

Kemudian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta diminta meningkatkan investasi melalui kegiatan promosi guna menarik dan meyakinkan investor agar menanamkan modal di berbagai proyek potensial. Juga menerbitkan berbagai kebijakan pendukung, seperti kemudahan perizinan.

Sponsored

"Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi dan aktivitas perekonomian di DKI Jakarta," tutupnya.

Berita Lainnya