Investor lepas saham free float kecil

Manajer investasi, dana pensiun dan asuransi merupakan pengguna utama index LQ45 dan IDX30 sebagai acuan terutama untuk semua produk ETF. 

Investor lepas saham free float kecil
Pegawai mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11)./AntaraFoto

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan penyesuaian metode perhitungan indeks yang sudah ada saat ini dengan menambahkan indikator rasio free float terhadap kapitalisasi pasar. 

Hal ini akan menyebabkan emiten dengan rasio free float kecil akan berkurang bobotnya dalam perhitungan indeks LQ45 dan IDX30, sebaliknya akan terjadi pada saham dengan free float besar.

Aturan yang diberlakukan pada Februari 2019 ini memancing investor untuk melepas saham yang memiliki free float kecil. Manajer investasi, dana pensiun dan asuransi merupakan pengguna utama index LQ45 dan IDX30 sebagai acuan terutama untuk semua produk ETF. 

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, market Indonesia mudah panik dengan sentimen yang ada. "Baru wacana free float langsung pada panik. Termasuk para pengelola dana," ujarnya kepada Alinea.id, Jumat (9/11).

Berikut kondisi harga saham 10 emiten yang terkena pengurangan pembobotan dari indekks LQ45 dan IDX30, pada perdagangan Jumat (9/11/2018).

1. UNVR 
Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup melemah 4,67% menjadi Rp 40.325. Ini merupakan harga saham UNVR terendah sejak 18 Januari 2017.

2. HMSP

Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) ditutup melemah 10,29% menjadi Rp3.400. Ini merupakan harga saham UNVR terendah sejak 7 Mei 2018.

3. WSKT
Harga saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ditutup melemah 5,69% menjadi Rp1.574. Penurunan ini menghapus keuntungan dari rally saham WSKT dalam dua hari kemarin.

4. PTBA
Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ditutup melemah 3,13% menjadi Rp 4.330. Penurunan ini menghapus sebagian besar keuntungan setelah saham ini melakukan rally sejak 4 hari lalu.

5. GGRM 
Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) ditutup melemah 3,12% menjadi Rp77.500. Ini merupakan harga saham GGRM terendah 5 November 2018, pasca saham ini melakukan rally akibat pembatalan kenaikan harga cukai rokok.

6. JSMR
Harga saham PT Jasa Marga (JSMR) ditutup melemah 2,44% menjadi Rp 3.990. Ini merupakan harga saham JSMR terendah sejak 21 Mei 2018.

7. ICBP
Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ditutup melemah 2% menjadi Rp 8.575. 

8. ANTM
Harga Saham PT Aneka Tambang (ANTM) Tbk ditutup melemah 1,41% menjadi Rp 700. 

9. WSBP
Harga saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) ditutup melemah 1,19% menjadi Rp 332, melanjutkan penurunan yang sudah terjadi sejak kemarin.

10. BRPT
Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ditutup melemah 0,81% menjadi Rp 1.835. 

Penurunan didominasi oleh tiga saham bluechip yaitu HMSP (-10.29%), UNVR (-4.67%), dan GGRM (3.13%) di tengah wacana bursa untuk mengubah perhitungan bobot indeks LQ45 dan IDX30 dengan basis perhitungan rasio free float terhadap kapitalisasi pasar.

"Ketiga saham bluechip tersebut memiliki rasio free float yang paling kecil (7.5% HMSP, 15% UNVR, 24% GGRM) dibandingkan dengan saham-saham blue chip lainnya," ujar Pendiri dan Direktur Jagartha Advisors FX Iwan.

Hal inilah yang sekaligus menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah. Pasca membukukan penguatan selama 8 hari berturut-turut, IHSG terkapar pada perdagangan hari ini. 

 


Berita Terkait

Kolom