logo alinea.id logo alinea.id

IPC bangun proyek pelabuhan, siapkan duit Rp11,6 triliun

BUMN PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) siap membangun proyek pelabuhan dengan menyiapkan dana Rp11,6 triliun pada 2019.

Sukirno
Sukirno Selasa, 19 Mar 2019 04:21 WIB
IPC bangun proyek pelabuhan, siapkan duit Rp11,6 triliun

BUMN PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) siap membangun proyek pelabuhan dengan menyiapkan dana Rp11,6 triliun pada 2019.

Direktur Utama Pelindo II alias Indonesia Port Corporation (IPC) Elvyn G. Masassya mengatakan total belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini dianggarkan Rp11,6 triliun. Sebagian besar dari dana itu akan dialokasikan untuk pembangunan proyek-proyek baru.

"Total capex kita secara keseluruhan sebesar Rp11,6 triliun di mana jumlah tersebut sebagian besar kita alokasikan untuk pembangunan proyek-proyek baru, pembaharuan peralatan dan sebagian diantaranya untuk digital," ujarnya, Senin (18/3).

Dari total capex tersebut, IPC mengalokasikan dana untuk digitalisasi senilai Rp1 triliun hingga 2020. 

Sementara itu, IPC menargetkan pendapatan usaha pada 2019 mencapai Rp13,5 triliun. Target itu meningkat 18% year-on-year (yoy) dari tahun sebelumnya Rp11,44 triliun. 

Untuk laba tahun berjalan, Pelindo II membidik target senilai Rp2,61 triliun pada tahun ini. Perolehan itu bertambah 7,41% dari tahun sebelumnya Rp2,43 triliun.

Sedangkan earning before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) pada 2019, IPC menargetkan Rp5,18 triliun atau tumbuh 24,2% dibandingkan pada 2018 sebesar Rp4,17 triliun.

"Dan (target) biaya operasional pendapatan operasional atau BOPO-nya sebesar 68,08%," ujar Elvyn.

Sponsored

Target BOPO 2019 tersebut turun 2,6% dibandingkan BOPO pada tahun sebelumnya yang mencapai 69,9% dan pada 2017 sebesar 70,15%.

"Ini adalah satu bukti bahwa perusahaan dikelola secara efisien," tutur Elvyn.

Untuk mencapai target tersebut, menurut Dirut IPC itu, pihaknya telah menyiapkan strategi organic growth dan anorganic growth.

"Organic growth merupakan optimalisasi penggunaan aset-aset kita, meningkatkan produktivitas sebesar 25%," kata Elvyn.

Dia juga menambahkan untuk anorganic growth, pihaknya akan mengelola pelabuhan kecil milik Kementerian Perhubungan serta IPC juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pertamina (Persero) untuk menjajaki terminal-terminal yang sebelumnya dikelola Pertamina.

Untuk target operasional yang akan dicapai BUMN tersebut pada tahun ini di antaranya arus barang peti kemas dan nonpeti kemas masing-masing sebesar 8 juta TEUs dan 73,27 juta ton.

Kemudian, arus kapal yang ditargetkan mencapai 235 juta gross tonnage (GT) dan penumpang sebanyak 568.900 orang. (Ant).