sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IPO, saham Ginting Jaya Energi naik 4,44%

PT Ginting Jaya Energi Tbk. (WOWS) menawarkan saham ke publik pada harga Rp450 per lembar saham.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 08 Nov 2019 11:10 WIB
IPO, saham Ginting Jaya Energi naik 4,44%

PT Ginting Jaya Energi Tbk. (WOWS) resmi mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (8/11). Saham Ginting Jaya Energi ditawarkan ke publik pada harga Rp450 per lembar saham.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, saham emitem berkode WOWS ini naik 4,44% sebanyak 20 poin ke level Rp470 per lembar saham. Saham ini ditransaksikan dengan volume sebanyak 85.302 lot dengan nilai transaksi Rp4,33 miliar. Ginting Jaya Energi telah menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Emiten yang menjalankan kegiatan usaha di bidang utilitas dan penyewaan jasa rig workover dan well services (Wows) dan enhanced oil recovery (EOR), melepas sebanyak 750 juta lembar saham atau sebantak 30,29% saham mereka ke publik. Perseroan pun menargetkan perolehan dana sebesar Rp337,5 miliar dari kegiatan Initial Public Offering (IPO) ini. 

CEO Ginting Jaya Energi Jimmy Hidayat mengatakan 63,56% dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan tujuh rig work over dan well services (Wows) perseroan.

“Selain itu dana IPO juga akan digunakan untuk pembelian aset tetap yang mendukung operasional perseroan sebesar 16,74% dan pelunasan sebagian utang leasing dengan perusahaan pembiayaan yang merupakan pihak ketiga sebanyak 13,06%,” kata Jimmy usai IPO di BEI, Jakarta, Jumat (8/11).

Dengan IPO ini, Jimmy pun memperkirakan pendapatan perusahaan tahun 2020 akan naik 1,5 kali lipat dengan laba bersih tumbuh hingga 250%. Untuk diketahui, pada 2019 Ginting Jaya Energi menargetkan pendapatan senilai Rp185 miliar. Target ini meningkat sebesar 10,02% dibanding tahun 2018 senilai Rp168,15 miliar. 

Adapun untuk laba bersih pada 2019, perseroan menargetkan perolehan Rp31 miliar atau naik 16% dibandingkan dengan laba bersih perseroan tahun 2018 senilai Rp26,9 miliar. 

Target nilai laba bersih tersebut berdasarkan pada nilai kontrak yang didapat pada tahun ini. Pada April 2019, Ginting Jaya Energi Tbk mendapatkan kontrak senilai Rp390 miliar untuk layanan workover dan well service (wows) yang dengan masa kontrak selama 2 tahun. 

Sponsored

“Karena kontraknya dua tahun, jadi tahun ini kami dapat separuh dari total nilai kontrak senilai Rp390 miliar,” ujar Jimmy. 

Saat ini Ginting Jaya Energi Tbk memiliki sembilan unit rig WOWS yang beroperasi di Sumatera Selatan. Adapun potensi bisnis WOWS di Indonesia diprediksi mencapai sekitar Rp23 triliun per tahun dan kebal terhadap fluktuasi harga minyak.

Dengan tambahan tujuh unit rig di tahun 2020 dan target penambahan hingga 23 unit pada 2023, maka Ginting Jaya Energi akan menjadi perusahaan penyedia jasa penyewaan rig WOWS terbesar di wilayah Asia Pasifik.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB