sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi dan Menteri Kabinet Indonesia Maju akan resmikan Tol Japek

Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek Elevated) sepanjang 38 kilometer akan mendukung arus Natal dan Tahun Baru 2020.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Kamis, 12 Des 2019 10:43 WIB
Jokowi dan Menteri Kabinet Indonesia Maju akan resmikan Tol Japek
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 3293
Dirawat 2761
Meninggal 280
Sembuh 252

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated pada hari ini (12/12). Jokowi bakal didampingi sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju. Tiga menteri yang sudah mengkonfirmasikan kehadirannya yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

"Kami infokan Kamis (12/12) akan diresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek oleh bapak Presiden Joko Widodo yang turut dihadiri para menteri," ujar Menteri PUPR Basuki melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (12/12).

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan tol layang Jakarta-Cikampek telah siap dan dapat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (12/12).

Kesiapan peresmian tol itu tersebut disampaikan Menteri PUPR setelah melakukan peninjauan dan pemeriksaan lapangan terhadap Tol Layang Jakarta-Cikampek yang turut dihadiri Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga, Direktur Utama Waskita Karya dan Direktur Utama Jasamarga Jalan Layang Cikampek.

Pembukaan jalan tol Jakarta-Cikampek sepanjang 38 kilometer (km) tersebut akan mendukung arus Natal dan Tahun Baru 2020 usai.

Penambahan tol layang Jakarta-Cikampek, akan sangat membantu mengurangi kemacetan yang akan memangkas pula waktu tempuh Jakarta-Bandung dan sekitarnya, serta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sebelumnya,  Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan Tol Layang Japek bakal digratiskan selama satu bulan sejak resmi beroperasi. Sementara, untuk tarif yang akan dikenakan selanjutnya, Kementerian PUPR masih melakukan kajian lebih mendalam.

"Sampai akhir tahun dipastikan tol layang Japek belum berbayar. Meskipun tol tersebut sudah dioperasikan," ujar Danang.

Sponsored

Danang menyebut pihaknya akan mengajukan hitungan besaran tarif Tol Layang Japek ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada akhir tahun ini.

"Kemungkinan untuk surat keputusan pentarifan tol layang Japek pada tahun 2020, yang jelas setelah Natal dan Tahun Baru," kata dia. (Ant)

Berita Lainnya