sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: Jangan restart ekonomi sebelum Covid-19 tertangani

Pernyataan presiden itu menyusul diluncurkannya strategi untuk mengurangi risiko kontraksi ekonomi oleh Airlangga Hartarto.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 07 Sep 2020 14:29 WIB
Jokowi: Jangan restart ekonomi sebelum Covid-19 tertangani
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kunci pemulihan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19 adalah dengan menanggulangi dampak kesehatan terlebih dahulu. Dengan demikian, lanjutnya, efek ekonomi akan membaik setelahnya.

"Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi baik. Artinya fokus nomor satu adalah kesehatan. Untuk penanganan Covid-19 karena memang kuncinya ada di sini," katanya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (7/9).

Dia pun meminta jajaran Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menteri Kesehatan, dan TNI-Polri betul-betul fokus pada urusan penanganan Covid-19. 

"Sekali lagi kalau penanganan Covid-19 baik, protokol kesehatan baik, maka ekonominya juga akan membaik," ujarnya.

Jokowi memberi peringatan jajarannya untuk tidak memaksakan aktivitas ekonomi di tengah peningkatan kasus positif Covid-19 di dalam negeri, serta belum dijalankannya protokol kesehatan secara disiplin.

"Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan Covid-19 ini belum tertangani dengan baik, kita sudah menstarter, restart di bidang ekonomi. Ini sangat berbahaya," ucapnya.

Pernyataan presiden tersebut, menyusul diluncurkannya strategi untuk mengurangi risiko kontraksi ekonomi yang semakin dalam di kuartal III dan IV oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto.

Airlangga dalam kesempatan berbeda menyampaikan, pemerintah akan fokus pada strategi mengurangi risiko kontraksi ekonomi di kuartal III dan IV tahun ini, dengan mengoptimalisasi potensi anggaran yang tidak terserap. Caranya, kata Airlangga, dengan merealokasi anggaran yang tidak terserap ke program-program yang dapat terlaksana dan selesai tahun ini. Fokusnya untuk pemulihan ekonomi nasional.

Sponsored

Airlangga menjelaskan, hasil monitoring dan evaluasi program-program pemulihan ekonomi nasional berjalan cukup bagus. Dua program yang paling akhir diluncurkan, yaitu Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan Bantuan Subsidi Gaji/Upah, berjalan baik.

Berita Lainnya

Polri diminta usut motif dana asing ke FPI

Selasa, 26 Jan 2021 13:05 WIB

PPKM dan prokes ketat bisa tekan Covid-19

Senin, 25 Jan 2021 22:06 WIB

Rekomendasi drakor Netflix bulan Februari

Selasa, 26 Jan 2021 14:51 WIB
×
img