sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi pastikan perbaikan infrastruktur dilakukan usai evakuasi banjir

Banjir pada awal tahun 2020 ini sudah mengakibatkan banyak kerugian material.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 02 Jan 2020 12:23 WIB
Jokowi pastikan perbaikan infrastruktur dilakukan usai evakuasi banjir
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 128776
Dirawat 39082
Meninggal 5824
Sembuh 83710

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan perbaikan infrastruktur terdampak banjir yang melanda Jabodetabek akan dikerjakan setelah penanganan evakuasi selesai.

"Yang terpenting saat ini adalah evakuasi korban, keselamatan dan keamanan masyarakat harus didahulukan," kata Presiden Joko Widodo di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1).

Presiden juga mengatakan pemerintah pusat, bersama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, akan bekerja sama dalam menangani bencana banjir ini.

"Saya ingin kerja sama itu dibangun pusat, provinsi, dan kabupaten dan kota agar semuanya bisa tertangani," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Di sisi lain, Jokowi menyebut banjir yang melanda Jabodetabek pada tahun baru 2020 ini tak semata disebabkan kerusakan ekosistem dan kerusakan ekologi. Banjir, lanjut Jokowi, juga ada yang memang disebabkan kesalahan warga yang membuang sampah di mana-mana.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bencana banjir Jabodetabek ini menimbulkan kerugian yang sangat besar, baik dari materiil, maupun dari segi jiwa. Akan tetapi, Sri Mulyani belum merinci berapa total kerugian yang disebabkan oleh banjir Jabodetabek.

"Kementerian Keuangan terus memonitor, dari bagaimana sisi penanggulangan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari sisi kebutuhan korban banjir dan kebutuhan logistik. Kemudian kemi juga memonitor Kementerian Sosial dari sisi support dan Pemerintah Daerah," ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Kemenkeu, kata Sri Mulyani, juga terus berupaya agar kerugian-kerugian yang berasal dari bencana banjir dapat diminimalkan.

Sponsored

"Karena kalau kita membangun dan kemudian rusak hanya karena bencana yang bisa kalkulasi, ini seharusnya bisa dihindari," tuturnya.

Sri Mulyani pun mengatakan kalkulasi risiko ini menjadi salah satu pekerjaan rumah dari pemerintah, baik untuk pembangunan perumahan, fasilitas umum, maupun infrastruktur ke depan. 

Berita Lainnya