sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kadin: Harga pangan naik karena koordinasi pemerintah buruk

Harga sejumlah bahan pangan seperti bawang dan gula naik karena pasokan tersendat.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 12 Mar 2020 18:06 WIB
Kadin: Harga pangan naik karena koordinasi pemerintah buruk

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyatakan kelangkaan dan kenaikan harga barang pokok yang terjadi saat ini disebabkan oleh koordinasi pemerintah yang buruk dan proses administrasi yang berbelit.

"Ini masalah klasik. Administrasi dan koordinasi pemerintah harus ditingkatkan antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementan," katanya usai survei harga di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (12/3).

Sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan. Untuk bawang putih, harga jual per kilogramnya mencapai Rp40.000 dan gula mencapai Rp17.000. Kenaikan harga itu dipicu kelangkaan barang.

Rosan menjelaskan, dengan lambatnya koordinasi antarlembaga dan proses administrasi yang panjang, proses masuknya barang impor semakin lama, sehingga stok barang di pasaran juga makin menipis.

Apalagi, lanjutnya, saat ini sejumlah pedagang mulai dibatasi untuk membeli barang seperti gula dan bawang putih yang hanya boleh satu karung sehari. Hal ini, kata Rosan, memicu kekhawatiran di pasaran sehingga pedagang cenderung menumpuk barang dan harganya menjadi naik.

"Saya tanya ke penjual di sini, sekarang dibatasi, mengambil maksimal satu karung, habisnya satu hari. Dulu mereka bisa ambil beberapa karung tidak dibatasi. Ini kan gara-gara supply and demand. Ini sih masalah logika saja kembali ke basic-nya. Kalau perlu impor ya impor," ujarnya.

Rosan juga menuturkan seharusnya pemerintah telah memperhitungkan proses impor barang dengan memperhatikan siklus panen dan ketersediaan stok bahan pokok. Namun, pada praktiknya, pemerintah baru merencanakan impor ketika kelangkaan mulai terjadi.

"Harus dipastikan siklusnya kapan, panennya kapan, jangan tabrakan. Impor ditunda, kemudian impor pas masa panen. Begitu barang lagi enggak ada, impor prosesnya lama, harga ya naik. Dan terbukti sekarang cek harga bawang putih sudah Rp40.000/kg," jelasnya.

Sponsored

Sebelumnya, pemerintah telah mengimpor gula mentah atau raw sugar sebanyak 260.000 ton dan akan masuk pada akhir Maret. Impor tersebut untuk mencukupi kebutuhan gula konsumsi selama ramadan.

"Logikanya saja lah, apalagi mau masuk bulan puasa. Semua mau yang manis manis bulan puasa ini. Pasti kebutuhan gula meningkat. Itu bisa diantisipasi dari sekarang, pengirimannya berapa lama, itu harus diperhitungkan," ujarnya.

Berita Lainnya