sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kartika jadi Wamen BUMN, Bank Mandiri angkat Dirut sementara

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menunjuk Wakil Direktur Utama Sulaiman Arif Arianto untuk mengisi posisi Dirut yang kosong.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 29 Okt 2019 06:05 WIB
Kartika jadi Wamen BUMN, Bank Mandiri angkat Dirut sementara

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menunjuk Wakil Direktur Utama Sulaiman Arif Arianto untuk mengisi posisi Dirut yang kosong. Dia menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang mundur lantaran diangkat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi, mengatakan Sulaiman akan menjadi bos Bank Mandiri hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) digelar Bank Mandiri. 

"Kan kita punya wakil dirut, pak Sulaiman. Secara otomatis pak Sulaiman yang akan menggantikan (Kartika)," kata Hery usai paparan kinerja kuartal III-2019 Bank Mandiri di Jakarta, Senin (28/10). 

Hery melanjutkan, berdasarkan peraturan yang ada, Sulaiman akan menjabat sebagai bos Bank Mandiri hingga perseroan melaksanakan RUPSLB paling lambat 90 hari sejak penunjukan Kartika sebagai Wakil Menteri BUMN. 

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo melantik 12 wakil menteri pada 25 Oktober lalu. Salah satunya adalah Kartika Wirjoatmodjo, yang ditunjuk untuk mendampingi menteri Erick Thohir. Dengan demikian, RUPSLB Bank Mandiri harus dilakukan paling lambat tanggal 23 Januari 2020.

Hery menjelaskan, posisi Sulaiman bukanlah sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama. Sebab, berkaca dari struktur, apabila direktur berhalangan, wakil dirut lah yang akan memggantikan posisinya 

"Kalau dari strukturnya kan ada dirut, ada wakil dirut. Kalau dirut berhalangan ya wakil dirutnya yang menggantikan," tutur Hery. 

Hary melanjutkan, selama belum diadakan RUPSLB, emiten berkode saham BMRI ini tak akan menunjuk Plt dirut selama wakil dirut perseroan ada. 

Sponsored

Ketika ditanyai wartawan apakah Direktur Utama yang baru akan datang dari internal, Hery menjawab tidak tahu. "Belum tahu saya, baru kan. Tanyanya ke pemegang saham," kata Hery. 

Profil Sulaiman

Dikutip dari laman resmi Bank Mandiri, disebutkan bahwa Sulaiman Arif Arianto lahir pada tahun 1958. Pria lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1981 tersebut juga meraih gelar MBA di bidang Finance dari University of New Orleans pada tahun 1991.

Wadirut ini memulai kariernya di BRI (1984-2015), dan memegang berbagai jabatan penting terutama di bidang kredit. Setelah berbagai tahun di divisi kredit dan bidang pelatihan di BRI, Sulaiman kemudian diangkat sebagai Assistant Manager di unit kredit korporasi di kantor pusat (1991-1992), Deputy Head of Corporate IV (1992-1994), Section Head of Corporate Lending (1994-1999), Deputy Head of Corporate Lending Division (1999), Head of Corporate Lending Division (1999-2002), Head of Agrobusiness Division (2001-2002), Head of Denpasar Region (2002-2003), Head of Jakarta Region (2003-2006), Director of Micro and Small Business (2006-2009), dan Director Commercial Banking (2009-2015). 

Dalam RUPS Tahunan Bank Mandiri pada 2015, Sulaiman ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri. Saat ini, dia tidak memegang jabatan direktur di perusahaan publik lain.