sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kembangkan kendaraan listrik, Jabar ajak universitas Inggris

Kerja sama keduanya diseriusi dengan penandatanganan perjanjian pendahuluan (LoI) pada hari ini.

 Siti Nurjanah
Siti Nurjanah Rabu, 15 Sep 2021 18:56 WIB
Kembangkan kendaraan listrik, Jabar ajak universitas Inggris

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama University of Notthingham, Inggris, meneken perjanjian pendahuluan (letter of intent/LoI) tentang kendaraan listrik berbasis baterai dan hal terkaitnya. Kegiatan berlangsung secara virtual dan disiarkan kanal YouTube Humas Jabar, Rabu (15/9).

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyatakan, kerja sama ini dilakukan guna mendukung pengembangan model usaha stasiun pengisian kendaraan listrik, implementasi kendaraan listrik, dan pemanfaatan energi terbarukan yang dicanangkan pihaknya.

"Semoga pada tahun 2023, Indonesia bisa memproduksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai,” ucap Emil, sapaannya, dalam sambutannya. Acara turut dihadiri President of University of Nottingham, Shearer West dan Pro-Vice-Chancellor for Global Engagement, Robert Mokaya.

Mantan Wali Kota Bandung itu melanjutkan, Pemprov Jabar mencanangkan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) guna menurunkan dampak negatif yang disebabkan energi fosil, yang banyak digunakan pada sektor transportasi.

Pemprov Jabar menargetkan 0,5 juta unit KBLBB pada 2050. Diharapkan dapat menurunkan emisi karbon sebanyak 4,25 juta ton karbon.

Langkah tersebut pun diklaim memungkinkan memasukkan bauran energi baru terbarukan (EBT) yang lebih ramah lingkungan untuk lebih banyak digunakan.

Pada sisi penyediaan energi, Emil sesumbar, Dinas ESDM Jabar telah menginvetarisasi potensi EBT di "Bumi Pasundan". Dicontohkannya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk sekolah, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di perkotaan, hingga pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di pedesaan untuk kegiatan ekonomi sekitar.

Dia menerangkan, University of Nottingham dipilih karena memiliki pengalaman dan tenaga ahli dalam bidang tersebut. Diharapkan kerja sama ini menciptakan kolaborasi yang baik demi tercapainya visi "Jabar Juara Lahir Batin", terutama di sektor energi listrik yang berkelanjutan.

Sponsored
Berita Lainnya