sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkeu tambah anggaran bantuan sosial untuk Covid-19

Kementerian Keuangan menambah anggaran untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Kartu Sembako. Berikut rinciannya.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 08 Apr 2020 15:18 WIB
Kemenkeu tambah anggaran bantuan sosial untuk Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Kementerian Keuangan akan menambah anggaran bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Kartu Sembako. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama penanganan Covid-19 terhadap masyarakat kelas menengah bawah.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengungkapkan Kemenkeu menambah anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp8 triliun dari pagu anggaran yang sebelumnya Rp29,3 triliun menjadi Rp37,4 triliun.  Kemenkeu juga menambah jumlah penerima manfaat dari 9,2 juta menjadi 10 juta jiwa.

Askolani merinci, untuk penyaluran bantuan PKH pada April 2020, penerima manfaat akan mendapat dua periode penyaluran. 

"Untuk PKH akan diberikan satu triwulan tambahan oleh Kementerian Sosial. Sehingga PKH di triwulan II-2020 akan diterima dobel oleh penerima manfaat. Paling tidak sudah ada pagu tambahan yang akan dialihkan ke Kemensos sekitar Rp37,4 triliun," katanya dalam video conference, Rabu (8/4).

Askolani juga menjelaskan penyaluran bantuan dengan pagu anggaran Rp29,3 triliun sudah mulai diberikan oleh Kemensos pada April ini. Selanjutnya, tambahan anggaran Rp8 triliun untuk triwulan II-2020 sedang disiapkan untuk segera dibagikan.

"Implementasi sudah bisa dilaksanakan di April oleh Kemensos dengan pagu Rp29,3 triliun. Nanti dalam waktu dekat pagu ini akan diusulkan tambahan Rp8 triliun oleh Kemensos," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Askolani, daya beli masyarakat akan terus meningkat, sehingga dampaknya kepada roda perekonomian nasional dapat terus dijaga.

"Ini akan mendukung daya beli masyarakat, sehingga konsumsi RT yang terganggu di awal bisa meningkat dan akan berdampak pada ekonomi agar tidak terlalu tertekan," tambahnya.

Sponsored

Program Kartu Sembako

Lebih lanjut, Askolani menjelaskan, pemerintah juga akan menambah penerima bantuan Program Kartu Sembako dari 15,2 juta menjadi 20 juta jiwa. 

Dana program ini juga ditambah Rp50.000 per orang, dari Rp150.000 menjadi Rp200.000 per orang per bulan. Kartu Sembako ini akan dibagikan selama sembilan bulan ke depan.

"Ini akan meng-cover 25% masyarakat menengah ke bawah," ucapnya.

Dengan kebijakan itu, maka anggaran program sembako meningkat dari pagu sebelumnya sebesar Rp28 triliun menjadi Rp43,6 triliun.

Berita Lainnya