sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kementan distribusikan bawang merah ke berbagai daerah

Dari wilayah surplus ke daerah-daerah minus yang berimbas pada naiknya harga.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 23 Mei 2020 13:16 WIB
Kementan distribusikan bawang merah ke berbagai daerah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18129
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Memasuki H-1 lebaran, Kementerian Pertanian memastikan stok bawang merah tersedia di pasaran. Kementan turut terlibat langsung mengawal distribusi bawang merah, terutama dari wilayah surplus ke daerah-daerah minus yang berimbas pada naiknya harga.

"Menjelang lebaran ini, kami pantau langsung kondisi pasokan bawang merah dan distribusinya. Faktanya, masih banyak hasil panen yang ditemui,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto, dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5).

Selama pandemi Covid-19 ini, Kementan telah mengalokasikan anggaran mendukung pemasaran produk hortikultura termasuk bawang merah di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami fasilitasi biaya ongkos kirim untuk mengirim bawang merah dari sentra surplus ke daerah yang minus. Tujuannya untuk menstabilkan harga dan konsumen tidak terbebani dengan penambahan biaya angkut,” ujarnya.

Sementara itu, untuk menjaga stok di pasaran pihaknya juga telah mendistribusikan bawang merah dari gudang Larangan-Brebes total 32 ton, dengan rincian untuk tujuan Medan 14 ton, Pematang Siantar 14 ton dan Air Tiris-Riau 14 ton. 

Bawang merah tersebut rencananya dijual di lokasi pasar tujuan dengan harga sekitar Rp40.000-Rp 45.000/Kg. Sementara dari pantauan harga bawang merah di Kota Medan dan Riau saat ini berkisar Rp50.000-Rp 60.000/Kg.

Sebelumnya, sebanyak 22 ton bawang merah juga telah diberangkatkan dari Cirebon untuk didistribusikan ke Palembang dan Medan. Tujuannya untuk mengguyur pasokan bawang merah di Sumatera Utara untuk menekan harga. 

Lebih lanjut Anton menegaskan komitmen pemerintah yang tidak hanya hadir apabila harga produk petani naik. Namun juga memberikan skema tunda jual apabila harga jatuh. 

Sponsored

"Untuk bawang merah, selain biaya distribusi kami sudah anggarkan subsidi biaya sewa gudang untuk tunda jual apabila harga berpotensi turun. Kelompok tani dan Dinas Pertanian yang menyediakan gudangnya, kami yang bayar sewanya," ucapnya.

Berita Lainnya