sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kementan dukung program KPB Lampung, bukti pertanian Indonesia maju

Program KPB merupakan suatu langkah yang sangat tepat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Tri Kurniawan
Tri Kurniawan Kamis, 08 Okt 2020 16:59 WIB
Kementan dukung program KPB Lampung, bukti pertanian Indonesia maju

Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung program Kartu Petani Berjaya (KPB) yang digagas Provinsi Lampung dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian. Program ini dinilai mampu membangun kekuatan ekonomi secara luas serta meningkatkan pendapatan masyarakat berbasiskan sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang hadir dalam peluncuran ini menilai, program KPB merupakan suatu langkah yang sangat tepat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kami pastikan akan terus mendukung program tersebut sebagai program pembangunan pertanian ke depan. Apalagi program KPB juga mewakili tagar Kementan yakni pertanian maju, mandiri, dan modern," ujarnya.

Secara umum, KPB memberikan manfaat besar berupa kepastian sarana produksi pupuk subsidi, sarana pupuk nonsubsidi, sarana benih bibit unggul, obat-obatan dan prasarana pendukung lainnya.

Menurut Mentan, jaminan tersebut merupakan bukti adanya kekuatan negara dalam pembangunan pertanian secara nasional. Apalagi salah satu ciri majunya sebuah bangsa adalah dengan melihat majunya sektor pertanian.

"Pelucuran KPB merupakan suatu jawaban, di mana kesejahteraan petani semakin meningkat. Saya berharap Lampung terus memberikan fokus utamanya pada sektor pertanian dan semua elemen harus ikut membantu visi besar tersebut," katanya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, program KPB merupakan program yang dirancang untuk memperkuat posisi petani dalam mendapat kemudahan jaminan usaha budidaya. Petani, lanjut dia, harus mampu mememuhi ketersediaan saranan produksi, akses permodalan, pembiayaan maupun asuransi hingga penanganan pascapanen.

"Petani juga harus memiliki jaminan pemasaran hasil yang meguntungkan dan jaminan sosial termasuk beasiswa bagi anak petani yang bepretasi. Hal ini akan diberikan secara bertahap," katanya.

Sponsored

Arinal menambahkan, Provinsi Lampung juga memiliki komoditi unggulan yang siap ekspor yang kini terus dikembangkan. Beberapa di antaranya adalah komoditi jagung, ubi kayu, nanas, pisang, kopi, kakao, serta ternak sapi, ayam dan telur.

"Kami berharap dengan keunggulan yang kami miliki dapat membangkitkan perekonomian di Provinsi Lampung baik di masa pemulihan dampak pandemik Covid-19 dan di masa yang akan datang," katanya.

Perlu diketahui, Kementan juga memberi bantuan kepada Provinsi Lampung berupa penyerahan 1000 ekor sapi, benih dan bibit padi dengan luas 1,161 hektare, bantuan rehabilitasi ladang, bantuan traktor roda empat, juga penyerahan KUR. Total bantuan Kementan mencapai Rp208,245 miliar.

Berita Lainnya