sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kementan ingatkan pentingnya budi daya ramah lingkungan

Pengendalian OPT secara alami dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 27 Agst 2020 22:08 WIB
Kementan ingatkan pentingnya budi daya ramah lingkungan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Petani diminta menerapkan budi daya ramah lingkungan saat berusaha, termasuk tanaman hortikultura. Salah satu manfaatnya, hasil budi yang dihasilkan berkualitas dan sesuai permintaan pasar dunia.

"Pasar global menuntut produk hortikultura yang berkualitas dan aman konsumsi. Preferensi konsumen sudah mulai mempertimbangkan bagaimana proses produk dilakukan, sehingga menghasilkan produk yang aman konsumsi," ucap Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8).

Praktik budi daya ramah lingkungan juga dapat diterapkan dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT). Penerapannya dilakukan secara preventif dan kuratif, dimulai dari pengaturan pola dan waktu tanam untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit di suatu wilayah lahan tertentu. Pergiliran antartanaman yang tidak berasal dari satu famili, misalnya.

Kemudian, memaksimalkan peran musuh alami macam parasitoid, predator, dan cendawan entomapatogen karena dapat menekan serangan OPT pada tanaman bawang merah.

Direktur Perlindungan Ditjen Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf, pun merekomendasikan petani mengaplikasikan agen pengendali hayati, pestisida nabati, likat kuning, feromon, dan penanaman refugia. Kemudian, rutin memantau tanaman.

"Dengan demikian, serangan OPT dapat dikendalikan dan tidak sampai mengganggu produksi dan mutu produk bawang merah," katanya yakin.

Upaya tersebut telah dilakukan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Aceh terhadap budi daya bawang merah di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Kepala UPTD BPTPH Aceh, Iriana, menyatakan, pengembangan itu mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie. Karenanya, pemerintah setempat memasukkan pengembangan pertanian menggunakan pupuk alami dalam visi Pidie Sehat 2025.

Sponsored

Petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) setempat, Muhammad Rizal, menjelaskan, budi daya bawang merah ramah lingkungan diterapkan dengan memasang perangkap feromon seks, likat kuning, aplikasi pestisida nabati, dan penanaman refugia untuk konservasi musuh alami.

"Pembinaan dan pengawasan terhadap proses penanaman bawang merah, termasuk penerapan budi daya bawang merah ramah lingkungan, perlu diintesifkan untuk memaksimalkan hasil," tutupnya.

Berita Lainnya