sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Asuransi swasta berharap dapat sinergi dengan BPJS

Pelaku asuransi khawatir akan terjadi penyusutan premi atas kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 11 Sep 2019 17:30 WIB
Asuransi swasta berharap dapat sinergi dengan BPJS

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan turut berdampak bagi industri asuransi. Pelaku asuransi khwatir, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan membuat perolehan premi menciut. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampobolon mengatakan, masyarakat harus membayar lebih mahal untuk iuran BPJS Kesehatan, sehingga untuk membeli premi asuransi lain akan berfikir dua kali. Akibatnya, masyarakat akan mengurangi belanja mereka membeli premi asuransi. 

Budi menyebut penyusutan perolehan premi akan terjadi bagi pelaku asuransi jiwa dan asuransi umum. Agar, industri asuransi tetap eksis maka AAJI berharap dapat melakukan sinergi dengan Pemerintah demi meningkatkan premium collection iuran BPJS. 

"Sinergikan antara industri asuransi swasta dengan BPJS. Perlu dibicarakan dengan berbagai pihak yang terkait, baik pemerintah, asosiasi, dan penguasa industri asuransi," kata Budi pada Rabu (11/9).

Sponsored

Skemanya kata Budi adalah peserta BPJS Kesehatan yang juga nasabah asuransi dapat melakukan sekali pembayaran lewat asuransi swasta, lalu asuransi swasta meneruskan kepada BPJS kesehatan. 

Sehingga, kata Budi dari sesi premiun collection akan terangkat. Lagi pula, sinergi antara industri asuransi swasta dengan BPJS justru akan membantu pemerintah dalam memberikan kepatuhan pembayaran masyarakat terhadap premi iuran BPJS yang harus dibayarkan setiap bulannya.

"Misal nasabah sudah klaim tapi kemudian tidak bayar lagi dapat diperiksa. Apakah nasabah tersebut memiliki perilaku yang sama atas polis asuransi yang dimiliki dapat diperiksa," papar Budi.