sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Khofifah: UMKM akan beri daya dukung bangkitnya ekonomi Jatim

UMKM berkontribusi 54% pada PDRB Jatim.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Minggu, 06 Sep 2020 10:31 WIB
Khofifah: UMKM akan beri daya dukung bangkitnya ekonomi Jatim
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 557.877
Dirawat 77.969
Meninggal 17.355
Sembuh 462.553

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, menilai, pemulihan ekonomi imbas pandemi coronavirus baru (Covid-19) mesti diiringi dengan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Alasannya, berkontribusi 54% pada produk domestik regional bruto (PDRB).

Apalagi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang Sensus Ekonomi 2016 dan Survei Pertanian Antarsensus 2018, populasi UMKM meningkat sebesar 9,78 juta.

"Saya yakin, sektor UMKM ini yang akan bisa memberikan daya dukung terhadap bangkitnya perekonomian di Jatim," katanya, menyitir situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Untuk itu, Pemprov Jatim menyiapkan anggaran sekitar Rp454.26 milliar. Akan digunakan sebagai penguatan kelembagaan, produksi, restrukturisasi usaha, dan sumber daya manusia (SDM) UMKM; fasilitasi pemasaran, serta perluasan akses pembiayaan.

Khofifah melanjutkan, pemprov memiliki banyak program untuk UMKM. Jatim Puspa melalui pemberdayaan badan usaha milik desa (BUMDes) dan usaha ekonomi masyarakat berbasis perempuan kepala keluarga, misalnya.

"Juga terdapat bantuan yang berasal dari pemerintah pusat dan provinsi, seperti permodalan BUMDes, bantuan presiden produktif usaha mikro, hingga fasilitasi standarisasi produk UMKM, dan sebagainya," tuturnya.

Bekas Menteri Sosial ini menambahkan, bakal ada Program Keluarga Harapan (PKH) plus dengan sasaran lanjut usia (lansia) di 10 kabupaten kantong kemiskinan. Tujuannya, menjaga basis konsumsi masyarakat guna memperkokoh pondasi perekonomian Jatim.

Kemudian, menyiapkan program suplemen Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Pemprov menambahkan bantuan sebesar 50% dari nilai yang diberikan. "Sehingga, total menjadi Rp300.000."

Sponsored
Berita Lainnya