logo alinea.id logo alinea.id

Kokoh jadi decacorn, Grab raup dana Rp20,7 triliun dari Softbank

Perusahaan rintisan (start-up) berbasis aplikasi Grab Holdings Inc. semakin kokoh menjadi decacorn setelah mengantongi dana Rp20,7 triliun.

Sukirno
Sukirno Rabu, 06 Mar 2019 22:34 WIB
Kokoh jadi decacorn, Grab raup dana Rp20,7 triliun dari Softbank

Perusahaan rintisan (start-up) berbasis aplikasi Grab Holdings Inc. semakin kokoh menjadi decacorn setelah mengantongi dana Rp20,7 triliun dari Softbank.

Chief Executive Officer (CEO) Grab Athony Tan mengatakan pendanaan dari Softbank Vision Fund senilai US$1,46 miliar itu akan digunakan untuk keberlangsungan bisnis perusahaan.

"SoftBank dan the Vision Fund adalah investor strategis jangka panjang bagi Grab dan kami berterima kasih atas dukungan berkelanjutan mereka bagi pertumbuhan Grab. Investasi ini merupakan salah satu bentuk nyata dari visi Grab sebagai super app nomor satu di Asia Tenggara dalam mengembangkan ekosistem teknologi di kawasan ini," kata CEO Grab, Anthony Tan, dalam keterangan resmi, Rabu (6/3).

Grab mendapatkan dana total US$4,6 miliar setara Rp64,4 triliun dalam putaran pendanaan seri H, dengan investor Toyota Motor Corporatiom, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor Group, Booking Holdings, Microsoft Corporation, Ping An Capital, dan Yamaha Motor.

Perusahaan berbasis di Singapura ini akan menggunakan dana investasi untuk mengembangkan rencana mereka menjadi super app di Asia Tenggara, antara lain memperluas layanan keuangan, pengiriman makanan, pengiriman barang, pembayaran digital.

Grab juga berencana membuka layanan baru untuk mengembangkan jasa yang yang sudah mereka sediakan sejak 2018, antara lain video on-demand hasil kerja sama dengan HOOQ dan layanan pemesanan hotel melalui kerja sama dengan Booking Holdings.

Grab berencana menghabiskan sebagian besar dana investasi ini di Indonesia, yang bisnisnya meraih pendapatan dua kali lipat pada 2018 lalu.

Investasi ini akan digunakan untuk memperluas GrabFood dan GrabExpress serta sejumlah layanan baru.

Sponsored

Bisnis Grab di Asia Tenggara terus bertumbuh sejak mereka mengakuisisi layanan Uber di regional, pendapatan mereka naik hampir dua kali lipat pada periode Maret-Desember 2018.

Seperti diketahui, Grab adalah start-up berstatus decacorn alias perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari US$10 miliar setara Rp140 triliun. Kini, valuasi Grab mencapai Rp190 triliun. (Ant).