sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Korporasi tahan ekspansi, pertumbuhan kredit bank turun ke 7%

Kredit korporasi melemah karena perusahaan tidak berani menarik utang dari perbankan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 21 Nov 2019 17:29 WIB
Korporasi tahan ekspansi, pertumbuhan kredit bank turun ke 7%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan pada September 2019 tumbuh sebesar 7,89% secara tahunan (year on year/yoy) atau mengalami penurunan jika dibandingkan Agustus 2019 sebesar 8,59% (yoy). Penurunan kredit perbankan ini disebabkan permintaan kredit korporasi yang melemah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, dengan kondisi perekonomian yang terus tertekan, banyak perusahaan masih menunggu dan menimbang untuk melakukan ekspansi.

Korporasi takut investasi yang dikucurkan tidak akan menghasilkan keuntungan bahkan tak balik modal. Indikatornya dapat dilihat dari menurunnya impor bahan baku di kuartal I dan kuartal II-2019.

Saat ini, banyak korporasi yang masih menggunakan modal sendiri atau menggunakan instrumen laba ditahan, alih-alih mengambil kredit.

"Kredit belum meningkat secara pesat karena masih belum banyaknya peningkatan permintaan kredit korporasi," kata Perry di Jakarta, Kamis (21/11).

Berdasarkan survei yang dilakukan BI, pada 2020 sebanyak 53% korporasi akan menjalankan produksinya dengan menggunakan modal sendiri atau dengan laba ditahan. Sementara, yang akan melakukan investasi dengan menarik kredit hanya sebanyak 47%.

Dia pun menerangkan, berdasarkan survei tersebut, sebanyak 53% perusahaan akan mencukupi 88% kebutuhan korporasinya dengan modal yang berasal dari perusahaan.

"Kesimpulannya korporasi masih produksi meski menurun, 47% berencana investasi dan 53% masih konsolidasi keuangan, dan masih menimbang apakah jika melakukan investasi labanya cukup menutupi biaya," ujarnya.

Sponsored

Tak hanya pertumbuhan kredit yang menurun, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada September 2019 juga tercatat menurun, atau hanya tumbuh sebesar 7,47% (yoy). Sedangkan pertumbuhan pada Agustus 2019 sebesar 7,62% (yoy).

Untuk itu, katanya, hingga akhir 2019 pertumbuhan kredit perbankan dan juga pertumbuhan DPK diperkirakan masing-masing di kisaran 8%.

"Dengan mempertimbangkan perkembangan tersebut, pertumbuhan kredit perbankan 2019 diperkirakan sekitar 8% dan ditopang oleh pertumbuhan DPK juga sekitar 8%," ucapnya.

Berita Lainnya