sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Laba BUMN Wijaya Karya melonjak 58,45%

Emiten BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) mengantongi laba bersih senilai Rp341,34 miliar pada kuartal I-2019.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Senin, 29 Apr 2019 22:51 WIB
Laba BUMN Wijaya Karya melonjak 58,45%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 377.541
Dirawat 63.576
Meninggal 12.959
Sembuh 301.006

Emiten BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) mengantongi laba bersih senilai Rp341,34 miliar pada kuartal I-2019. Perolehan itu tumbuh 58,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp215,42 miliar.

Perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh penjualan WIKA yang mencapai Rp6,50 triliun pada kuartal I-2019.

Hingga akhir maret 2019, perseroan juga mendapatkan kontrak mencapai Rp93,43 triliun. Nilai kontrak tersebut setara dengan 64,38% dari target kontrak dihadapi tahun 2019 senilai Rp145,11 triliun.

Selain itu, pada kuartal-I 2019 WIKA juga meraih kontrak baru sebesar Rp10,91 triliun atau melonjak 62,37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar kontrak baru tersebut berasal dari sektor energi dan industrial plant senilai Rp5,01 triliun, infrastruktur dan gedung senilai Rp4,06 triliun, sektor industri senilai Rp1,4 triliun, dan sektor properti sebesar Rp443,23 miliar. 

Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan, capaian perusahaan pada kuartal I-2019 ini tidak lepas dari teknologi yang diterapkan perusahaan di berbagai proyek. 

Saat ini, WIKA tengah mengembangkan Building Information Modelling (BIM) yang dapat menghasilkan visualisasi dengan menggabungkan gambaran situasi sekitar proyek dengan desain struktur yang akan dibangun.  

"Dengan demikian, berbagai risiko dapat dimitigasi sejak awal serta membantu proses perencanaan yang lebih presisi dari segi biaya, mutu, dan waktu," kata Tumiyana melalui siaran resmi yang diterima Alinea.id, Senin (29/4). 

Sponsored

Sebagai informasi, serangkaian proyek baru yang berhasil diraih WIKA antara lain pengerjaan 1.185 unit logement di Ouargla, Aljazair. Kemudian Refinery Development Master Plan (RDMP) Refinery Unit V Site Development di Balikpapan, serta Hotel T3 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pada perdagangan Senin (29/4), saham WIKA ditutup melejit 5,11% sebesar 120 poin ke level Rp2.470 per lembar. Kapitalisasi pasar saham WIKA mencapai Rp22,15 triliun dengan imbal hasil 61,24% dalam setahun terakhir.

Berita Lainnya