sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Langgar aturan PSBB, Disparekraf DKI tutup sementara 72 tempat usaha

Tempat usaha yang diawasi di antaranya terdiri dari restoran, kafe, bar, biliar, hotel, kedai kopi, karaoke, spa, diskotik, dan bioskop.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 06 Okt 2020 11:41 WIB
Langgar aturan PSBB, Disparekraf DKI tutup sementara 72 tempat usaha
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta melakukan pengawasan terhadap 430 tempat usaha pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) periode 14-30 September 2020. Hasilnya sebanyak 72 tempat usaha mendapatkan sanksi karena melanggar aturan.

"Ini hasil pengawasan periode 14-30 September 2020," kata Kepala Seksi Pengawasan Dinas Parekraf DKI Jakarta Iffan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/10).

Iffan menuturkan tempat usaha yang diawasi terdiri dari restoran, kafe, bar, biliar, hotel, kedai kopi, karaoke, spa, diskotik, bioskop, golf, griya pijat, salon/barber shop, pusat olahraga, kawasan, dan sarana rekreasi keluarga.

Hasilnya, sebanyak 72 tempat usaha diberikan sanksi karena melanggar Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

"Sebanyak 25 tempat usaha yang kami setop operasi, yakni griya pijat, karaoke, dan bar. Mereka seharusnya tidak boleh beroperasi saat PSBB," kata dia. 

Sementara untuk 47 tempat usaha yang disanksi lainnya ditutup sementara, karena melayani makan minum di tempat (dine-in) dan tidak menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.

"Mayoritas restoran kami dapatkan pelanggaran karena menyediakan dine-in dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Kami tutup sementara 1x24 jam," ujarnya.

Dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Dinas Parekraf DKI Jakarta dapat secara langsung melakukan tindakan terhadap usaha pariwisata yang melanggar aturan dan ketentuan PSBB.

Sponsored

"Diterbitkannya Pergub 79 Tahun 2020 ini sangat efektif untuk kami melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap industri pariwisata," katanya.

Berita Lainnya