logo alinea.id logo alinea.id

Lintas Marga Sedaya siap bantu investigasi kecelakaan di Tol Cipali

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) menyatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)sudah ke lokasi kecelakaan Tol Cipali.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 17 Jun 2019 19:11 WIB
Lintas Marga Sedaya siap bantu investigasi kecelakaan di Tol Cipali

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Tol Cipali menyatakan siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu proses investigasi kecelakaan yang menewaskan 12 orang di KM 151 Tol Cipali.

"Saat ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah menghubungi LMS untuk melakukan investigasi. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk membantu proses ini secepat mungkin, sehingga dapat dicarikan solusi pada masa mendatang sehingga tidak terulang kembali," ujar GMO LMS Suyitno di Jakarta, Senin (17/6).

Suyitno menuturkan para petugas KNKT sudah melakukan pengecekan ke lokasi kecelakaan dan memeriksa bodi kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Pihak Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Barat juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," katanya.

Dia juga mengatakan pihak LMS sudah mengerahkan semua fasilitas yang dimiliki untuk membantu para korban kecelakaan, seperti menerjunkan lima ambulans milik LMS untuk melakukan evakuasi para korban ke sejumlah rumah sakit, mobil- mobil derek dan para petugas patroli.

Selain itu, LMS juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam pengaturan lalu lintas di lokasi kecelakaan.

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) adalah perusahaan yang memegang hak konsesi Jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) di Jawa Barat selama 35 tahun dengan cakupan panjang 116,75 km. 

Jalan Tol Cipali terbentang dari Cikopo KM 72 ke Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan berakhir di Palimanan, Kabupaten Cirebon KM 188.

Sponsored

Saat ini, PT Lintas Marga Sedaya dimiliki oleh perusahaan infrastruktur PLUS Expressways International Berhad, bagian dari UEM Group Berhad dan PT Bhaskara Utama Sedaya yang merupakan bagian dari Astra Tol Nusantara.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan Bus Safari Dharmaraya H-1469-CB, Mitsubishi Expander, Toyota Innova B-168-DIL, dan Mitsubishi Truk R-1436-ZA di Jalan Tol Cipali KM 150.900. Kecelakaan itu mengakibatkan 12 orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.

Kapolda juga menyatakan salah seorang penumpang menyerang sopir Bus Safari H-1469-CB sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali. Penyerang itu segera ditetapkan menjadi tersangka.