sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lo Kheng Hong: Harta karun terbesar ada di pasar modal

Pria yang dijuluki sebagai Warren Buffet-nya Indonesia itu hanya berinvestasi di instrumen saham.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Sabtu, 24 Okt 2020 16:48 WIB
Lo Kheng Hong: Harta karun terbesar ada di pasar modal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 563.680
Dirawat 80.023
Meninggal 17.479
Sembuh 466.178

Investor kenamaan Indonesia Lo Kheng Hong menjelaskan alasannya hanya berinvestasi di instrumen saham. Hal tersebut diungkapkannya dalam webinar Capital Market Summit and Expo (CMSE) 2020, Sabtu (24/10).

Dia mengatakan harta karun terbesar di dunia saat ini terletak di pasar modal, bukan di laut dalam. Dia menyayangkan jika ada orang tidak mengenal pasar modal.

"Mengapa saya investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Karena BEI menawarkan imbal hasil tertinggi dibandingkan bursa efek dunia lain untuk investasi jangka panjang. Sudah terbukti, saya bersyukur ada di dalamnya," kata Lo Kheng Hong, Sabtu (24/10).

Pria yang dijuluki sebagai Warren Buffet-nya Indonesia ini mengatakan telah berinvestasi di pasar modal Indonesia sejak 31 tahun lalu. Dia mengakui saat ini dirinya hanya berinvestasi di instrumen saham.

Dia mengatakan tak menaruh investasinya di bank karena bunganya kecil dan kemungkinan bisa tergerus inflasi. Dia meyakini apabila seseorang menempatkan investasinya bank, hal tersebut akan membuat individu tersebut miskin secara pelan-pelan. Sebab, nilai uang semakin hari akan semakin turun.

"Saya juga tak beli obligasi karena bunganya tidak besar," ujar dia.

Selain itu, Lo Kheng Hong juga tidak melakukan investasi di instrumen emas. Karena menurutnya investasi saham masih lebih menguntungkan daripada emas.

"Saya juga tidak pegang dolar AS, karena biasanya orang pegang dolar itu suka mengharapkan yang buruk terjadi. Beda dengan orang yang pegang saham, dia mengharapkan yang baik terjadi. Agar pandemi cepat berlalu, ekonomi menguat, agar harga saham meningkat," tuturnya.

Sponsored
Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kamis, 03 Des 2020 16:21 WIB
Berita Lainnya