sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lokasi ibu kota baru rawan kebakaran hutan?

Pemerintah memastikan untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur, yang kini sebagian Borneo tengah terbakar dan diselimuti kabut asap.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Senin, 16 Sep 2019 23:59 WIB
Lokasi ibu kota baru rawan kebakaran hutan?
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Pemerintah memastikan untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur, yang kini sebagian Borneo tengah terbakar dan diselimuti kabut asap.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang P.S.  Brodjonegoro mengatakan wilayah lokasi ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur terbebas dari titik panas.

Mantan Menteri Keuangan itu memastikan hal tersebut lantaran merespons dari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah titik di Sumatera dan Kalimantan. 

"Titik panas tidak ada di situ dan itu kan sekarang jadi hutan tanaman industri, selama belum ada laporan apa-apa berati kondisi di sana baik-baik saja," kata Bambang di Kantor Bappenas Jakarta, Senin (16/9).

Menurutnya penetapan posisi ibu kota baru telah disertai dengan kajian yang matang terutama mengenai risiko terjadinya bencana. 

Bambang menilai kemungkinan terjadinya bencana memang ada, namun dua lokasi yang ditetapkan oleh emerintah untuk dibangunnya ibu kota baru tersebut memiliki risikonya paling kecil dibandingkan dengan lokasi lainnya. 

"Kami pastikan di sana itu lokasi tanah sudah dicek tidak mengandung bahan gambut maupun bahan yang mudah terbakar seperti batu bara," ujarnya.

Penting diketahui sebelumnya Karhutla terjadi di Kelurahan Petung dan Desa Giripurwa Kabupaten Panajam Paser Utara Kalimantan Timur dan telah menghanguskan lebih dari 100 hektare lahan gambut.

Sponsored
Berita Lainnya