sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Luas lahan yang ditanggung asuransi tani capai 807.800 ha

Sekitar 80% dari premi asuransi usaha tani padi dibayarkan oleh pemerintah.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 18 Nov 2020 15:47 WIB
Luas lahan yang ditanggung asuransi tani capai  807.800 ha
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 557.877
Dirawat 77.969
Meninggal 17.355
Sembuh 462.553

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pemerintah telah memberikan berbagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas di bidang pangan dan menjaga kesejahteraan petani. Selain memberikan bantuan langsung tunai, pemerintah juga membentuk asuransi pertanian.

Asuransi usaha tani padi yang diberikan pemerintah disebut memberikan kepastian yang sangat besar bagi petani. Pasalnya, petani sering mengalami ketidakpastian akibat cuaca dan hal-hal tak terduga selama merawat tanaman pangan.

Hingga 11 November 2020, sebanyak 807.800 ha sawah padi telah masuk ke dalam asuransi ini.

"Asuransi pertanian di mana 80% preminya atau Rp144.000 dibayar pemerintah, akan sangat membantu petani dalam menjaga keajekan atau kepastian pendapatan mereka," kata Sri Mulyani berbicara dalam Jakarta Food Security Summit 5, Rabu (18/11).

Premi asuransi usaha tani padi saat ini 3% atau sebesar Rp180.000 per hektare (ha) per musim tanam. Sekitar 80% dari premi atau Rp144.000 per ha per musim tanam dibayarkan oleh pemerintah. Petani harus membayar premi premi swadaya 20% proporsional, sebesar Rp36.000 per ha per musim tanam.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menjelaskan, nilai pertanggungan bagi petani dari asuransi tersebut adalah Rp6 juta per ha per musim tanam. 

Sementara itu, pemerintah juga menawarkan asuransi untuk peternak dengan premi sebesar Rp160.000 per ekor sapi atau kerbau ditanggung pemerintah. Asuransi ini menawarkan pertanggungan sebesar Rp10 juta per ekor kerbau atau sapi jika mati.

Asuransi usaha ternak sapi atau kerbau ini, hingga 11 November 2020, sebanyak 76.460 ekor sapi atau kerbau peternak telah masuk ke asuransi ini. Menurut Sri, jumlah ini cukup signifikan dan akan terus ditingkatkan.

Sponsored

"Upaya ini tujuannya agar kesejahteraan petani dan peternak tidak terlalu rapuh karena berbagai hal," ujarnya.

Sri yakin kinerja sektor pertanian, peternakan, dan perikanan akan tetap terjaga. Dengan demikian, sektor ini bisa menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional dari pandemi Covid-19.

Berita Lainnya