sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Luhut minta tempat wisata bebas kabel listrik

Labuan Bajo di NTT dan Mandalika di NTB sebagai percontohan dari kawasan wisata yang bebas dari lilitan kabel listrik

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 27 Nov 2020 17:24 WIB
Luhut minta tempat wisata bebas kabel listrik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Indonesia ditargetkan menjadi peringkat 30 pada Travel and Tourism Competitiveness Index pada 2021. Namun, untuk mencapai hal tersebut sejumlah perbaikan harus dilakukan.

Salah satu yang menurutnya perlu diperbaiki di area destinasi wisata super prioritas di Indonesia, adalah masih adanya sejumlah kabel listrik yang melintang di atas kepala orang sehingga mengganggu pemandangan.

Dia pun menyebut destinasi wisata seperti Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai percontohan dari kawasan wisata yang bebas dari lilitan kabel listrik.

"Mungkin kota pertama di Indonesia nanti Labuan Bajo dan Mandalika yang enggak ada kabel-kabel di atas itu. Sehingga terlihat kebersihannya," katanya dalam video conference, Jumat (27/11).

Dia pun mengatakan, Indonesia harus dapat bersaing dengan negara-negara lainnya di kawasan Asia Tenggara dari sisi pariwisata. 

Pasalnya, menurut Luhut jika dibandingkan dengan Thailand yang menjadi lokasi wisata dunia saat ini, kawasan wisata Indonesia seperti Bali, Labuan Bajo, Toba, dan Mandalika masih jauh lebih indah.

Untuk itu dia meminta agar pengembangan dan pembangunan infrastruktur di area wisata super prioritas dipercepat agar dapat segera dinikmati oleh wisatawan dan mendongkrak peringkat Indonesia pada Travel and Tourism Competitiveness Index menjadi peringkat 30 pada 2021.

"Jadi kita bekerja keras untuk hasil koordinasi pagi ini akan menjadi dasar kebijakan program 2021, kita berharap semua berkolaborasi melakukan ini. Tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi ramai-ramai melakukannya. Saya ingin hasilnya bagus dan hasil yang bisa dieksekusi," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya