sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Mandiri salurkan kredit sindikasi US$3,4 miliar pada 2019

Mayoritas ke sektor infrastruktur, ketenagalistrikan, migas, energi, dan pertambangan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Minggu, 12 Jan 2020 17:56 WIB
Mandiri salurkan kredit sindikasi US$3,4 miliar pada 2019

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terlibat dalam 34 transaksi sindikasi sepanjang 2019. Total pinjaman sindikasi yang di-arranged US$12,32 miliar. Ini berkontribusi terhadap porsi pembiayaan sebesar US$3,4 miliar.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Alexandra Askandar, menyatakan, penyaluran kredit sindikasi perseroan sangat berkembang, tahun lalu. Termasuk pembiayaan secara structured finance.

"Ini menunjukkan komitmen kuat kami untuk menjadi bagian dari agen pendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah," ucapnya melalui keterangan resmi yang diterima Alinea.id, Minggu (12/1).

Komitmen tersebut, tecermin dari data Bloomberg yang menunjukkan mayoritas kredit sindikasi Bank Mandiri pada 2019 ke sektor infrastruktur. Lalu, ketenagalistrikan dan pembangkit listrik, migas, energi, dan industri pertambangan.

Salah satu contohnya, lanjut Alexandra, adalah kredit berskema sindikasi yang dikucurkan ke Angkasa Pura I jelang akhir 2019. Senilai Rp4 triliun.

"Kredit sindikasi yang dimaksudkan untuk membuka jaringan distribusi ke daerah-daerah terpencil. Itu ditandatangani pada 23 Desember," katanya.

Dia pun mengklaim, Bank Mandiri aktif dalam pembiayaan infrastruktur sektor pertambangan. Dari nikel hingga emas.

Diharapkan hilir dari sindikasi itu mampu menambah nilai barang tambang. Dus, menambah pendapatan pemerintah melalui pajak dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Sponsored
Berita Lainnya