logo alinea.id logo alinea.id

Market 24 April: IHSG menguat terbatas jelang rilis FDI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat terbatas jelang rilis data investasi langsung dari asing (FDI).

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 24 Apr 2019 06:48 WIB
Market 24 April: IHSG menguat terbatas jelang rilis FDI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat terbatas jelang rilis data investasi langsung dari asing (FDI).

Pada perdagangan hari ini, Rabu (24/4), IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan yang didukung berbagai sentimen pasar, baik dari domestik maupun global.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan investor tengah menanti rilis data Foreign Direct Investment (FDI) kuartal I-2019. 

Dengan demikian, lanjut Dennies, pergerakan diperkirakan akan menguat dalam jangka pendek. Namun, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan terbatas. 

"Secara teknikal formasi candlestick mengindikasikan peluang penguatan cukup terbuka. IHSG diprediksi bergerak pada level resistance 6.520- dan support 6.424," kata Dennies dalam riset hariannya, Rabu (24/4).

Adapun Dennies merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk hari ini yaitu saham PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Terpisah, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan aliran modal asing atau capital inflow yang masih akan menjadi sentimen perdagangan indeks hari ini.

"Kondisi capital inflow yang masih terus berlangsung sejak awal tahun (year-to-date/ytd) turut menjadi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William.

Sponsored

Mengutip RTI Infokom jumlah beli bersih dari pelaku pasar asing sejak awal tahun senilai Rp15,13 triliun di seluruh pasar. 

Meski demikian, lanjut dia, pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar sembari menanti momen kenaikan lanjutan dengan target mendobrak level tertinggi sepanjang masanya kembali.

"Kami memprediksi IHSG hari ini pada level 6.402-6.585," ujar William dalam risetnya.

William menyarankan para investor untuk mengoleksi saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks perdagangan Selasa (23/4) sukses ditutup pada zona hijau ke level 6.462,82 atau menguat 0,75%. 

Namun demikian, penguatan tersebut justru disertai aksi net sell dari investor asing di seluruh pasar, sebanyak Rp138,74 miliar.

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Selasa, 15 Okt 2019 20:42 WIB
Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB