sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Masa pandemi, pasar modal Indonesia mencatatkan beberapa capaian ini

IHSG tercatat menyentuh level terendahnya pada 24 Maret 2020, yakni di level 3.937.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 10 Agst 2020 09:43 WIB
Masa pandemi, pasar modal Indonesia mencatatkan beberapa capaian ini
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Sepanjang 2020, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami penurunan hingga 18,3% akibat respons pasar terhadap pandemi Covid-19. Hal ini diklaim tidak hanya terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI), tetapi juga di mayoritas bursa efek global.

Akibat pandemi, IHSG tercatat menyentuh level terendahnya pada 24 Maret 2020, yakni di level 3.937 atau turun 37,5% dibandingkan dengan IHSG penutupan tahun 2019 di level 6.299.

Meskipun demikian, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan sampai Senin (10/8), pasar modal Indonesia telah memfasilitasi 35 perusahaan tercatat baru. Dengan demikian, terdapat sejumlah 699 perusahaan tercatat di BEI.

"Ini capaian tertinggi se-Asia Tenggara dalam tiga tahun berturut-turut," ujar Inarno, Senin (10/8).

Sponsored

Capaian lain yang patut disyukuri bersama adalah total jumlah investor di pasar modal Indonesia yang telah mencapai 3,02 juta investor, atau tumbuh lebih dari tiga kali lipat sejak 2016.

"Satu hal yang menarik adalah adanya peningkatan jumlah investor retail yang aktif bertransaksi saham sejak Maret 2020, meski berada dalam kondisi PSBB," katanya.

Dia pun menuturkan ke depannya, pasar modal Indonesia akan selalu berupaya memberikan layanan terbaik kepada seluruh stakeholder, sigap menyiapkan kebijakan dan penyesuaian baru di tengah pandemi Covid-19.

Berita Lainnya