sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mendag: Potensi pasar ekspor ENA sangat luas

Produk ENA ini merupakan turunan produk alkohol dengan peringkat paling baik dengan kadar pengotor yang sangat kecil.

Hermansah
Hermansah Kamis, 30 Jul 2020 08:15 WIB
Mendag: Potensi pasar ekspor ENA sangat luas
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, pemerintah mendukung pelaku usaha dalam negeri untuk menghasilkan produk-produk yang dapat digunakan dalam program penanggulangan pandemi. Salah satunya, produk Extra Neutral Alcohol (ENA). Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat meresmikan operasional produksi ENA PT Energi Agro Nusantara (PT Enero) secara virtual, Rabu (29/7). 

“Produk ENA ini merupakan turunan produk alkohol dengan peringkat paling baik dengan kadar pengotor yang sangat kecil. Sehingga, dapat digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik dan farmasi, industri hand sanitizer dan disinfektan, serta industri ekstraksi makanan,” jelas Mendag dalam keteranggan tertulisnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor etil alkohol Indonesia selama periode Januari-Mei 2020 tercatat sebesar US$12,14 juta. Sedangkan, impor etil alkohol Indonesia pada periode yang sama tercatat sebesar US$ 4,8 juta yang berasal dari Pakistan, Vietnam, Jerman, dan China.

“Potensi pasar ekspor ENA sangat luas. Di Asia Tenggara sendiri, pasar paling besar adalah Filipina, Thailand, dan Vietnam. Bahkan, masih terbuka luas pasar ekspor di negara Asia lainnya seperti Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan Sri Lanka,” ujar Mendag.

Sponsored

Dari sisi kebijakan, untuk barang kebutuhan selama pandemi, Kementerian Perdagangan juga telah mencabut larangan sementara ekspor antiseptik, bahan baku masker, alat pelindung diri, dan masker sejak 20 Juni 2020. Pencabutan larangan sementara ini dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan barang-barang tersebut kini telah memadai dan sangat berlebih untuk penanganan pandemi di dalam negeri serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan dikeluarkannya kebijakan tersebut, ekspansi pasar ekspor produk ENA sebagai salah satu bahan baku industri farmasi, kini sudah terbuka luas mengingat kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi.

Berita Lainnya