logo alinea.id logo alinea.id

Menhub: NYIA dibangun dengan mitigasi tsunami

Pemerintah telah menunjuk sejumlah ahli untuk memperhitungkan potensi terjadinya tsunami.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Selasa, 22 Jan 2019 13:06 WIB
Menhub: NYIA dibangun dengan mitigasi tsunami

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, memastikan pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilengkapi dengan mitigasi bencana yang baik. Pembangunan juga telah mengantisipasi potensi terjadinya tsunami.

Ini menjadi hal penting, karena Bandara NYIA hanya berjarak 400 meter dari bibir pantai selatan Yogyakarta.

"Kita telah menunjuk beberapa ahli dari Jepang, ITB, dan UGM, di mana kita sudah memperhitungkan dengan skala tsunami yang besar, bandara ini tetap bisa eksis secara struktur. Kita sudah antisipasi dengan menyiapkan mitigasinya," kata Menhub di Jakarta, Selasa (22/1).

Dia menjelaskan, antisipasi dilakukan baik dari sisi struktur maupun operasional, seperti menanam pohon dan membuat bangunan yang akan menjadi penahan jika tsunami terjadi. Struktur bangunan bandara pun dibuat sedemikian rupa, agar tak cuma tahan dari terjangan tsunami, tapi juga memudahkan orang-orang di dalamnya untuk menyelematkan diri.

"Level pertama itu praktis dibuat fleksibel, sehingga mitigasi bencana tsunami itu para penumpang, para pengunjung, bisa naik ke atas dengan ketinggian floor to floor-nya (jarak antar lantai) delapan meter, jadi Insyaallah sudah kita mitigasi, baik dari struktur, maupun kita mitigasi bagaimana operasionalnya," kata Budi menjelaskan.

NYIA atau Bandara Kulon Progo dibangun untuk menggantikan Bandara Adi Sutjipto yang mulai melebihi kapasitas. NYIA yang akan dibangun dengan luas 587,2605 hektare, memiliki kapasitas 14 juta orang per tahun.

Jumlah ini delapan kali lebih banyak ketimbang Bandara Adi Sutjipto yang hanya mampu menampung 1,7 juta penumpang per tahun. 

NYIA yang yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN), telah mulai dibangun sejak Januari 2017. Bandara internasional ini mempunyai panjang landasan pacu mencapai 3.250 meter, sehingga dapat melayani jenis pesawat komersil besar, seperti Airbus A380 ataupun Boeing 777. (Ant)

Sponsored