sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menkeu ingatkan kelanjutan konsolidasi fiskal-moneter pada 2021

Salah satu kebijakan fiskal akan dilakukan Indonesia adalah melanjutkan pelebaran defisit anggaran, meski tidak setinggi pada 2020.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Minggu, 22 Nov 2020 15:22 WIB
Menkeu ingatkan kelanjutan konsolidasi fiskal-moneter pada 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengingatkan, pentingnya kelanjutan konsolidasi kebijakan fiskal maupun moneter pada 2021 agar pemulihan ekonomi semakin kuat dan berjalan pada jalur yang tepat.

Sri Mulyani mengungkapkan, salah satu kebijakan fiskal yang akan dilakukan Indonesia adalah melanjutkan kebijakan pelebaran defisit anggaran, meski tidak setinggi pada 2020.

"Misalnya, untuk Indonesia, kami menurunkan defisitnya untuk tahun depan. Penurunan ini tidak terlalu jauh, hanya ingin memastikan bahwa pemulihannya terus berjalan dan tidak terganggu," kata Sri Mulyani, dalam keterangannya, Mingggu (22/11).

Dia mengungkapkan, hal tersebut usai mengikuti kegiatan The 5th G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting yang merupakan bagian dari Pertemuan G20 yang diselenggarakan secara daring.

Sri Mulyani menyambut, baik semua lembaga multilateral yang memberikan dukungan, baik dalam kerangka mikroekonomi, pembiayaan vaksin, maupun pada pembiayaan hijau untuk mengatasi perubahan iklim.

"G20 harus terus mendukung kerja sama multilateral ini dan juga memastikan bahwa semua negara mendapatkan akses vaksin secara adil, terjangkau, dan merata," katanya.

Sri Mulyani mengharapkan, inisiatif perpanjangan periode pembayaran utang melalui program Debt Service Suspension Initiative (DSSI) dapat membantu negara-negara yang paling rentan terdampak pandemi Covid-19.

"Kami juga mendorong G20 melalui semangat multilateralisme dapat memperluas dukungan kepada negara-negara rentan," katanya.

Sponsored

Ia menegaskan Indonesia sangat terbuka untuk melakukan kerja sama dengan anggota G20 agar dunia siap dalam menghadapi pandemi global serta memastikan ekonomi usai pandemi menjadi lebih tangguh dan berkelanjutan.

Berita Lainnya