sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menkeu optimistis laju perekonomian tetap kuat di kuartal II

Ekonomi Indonesia dan momentum pemulihan masih terus berjalan dengan baik, dan ini akan terus terjaga seiring dengan kegiatan ekonomi.

Hermansah
Hermansah Rabu, 20 Apr 2022 17:23 WIB
Menkeu optimistis laju perekonomian tetap kuat di kuartal II

Risiko geopolitik, kenaikan harga komoditas dan inflasi, pengetatan kebijakan moneter, dan volatilitas pasar keuangan diperkirakan memoderasi pertumbuhan ekonomi global.

Selain itu, IMF memprediksi pertumbuhan global akan melambat dari proyeksi Januari 2022 sebesar 4,4% menjadi 3,6% pada April 2022 (turun 0,8 poin persentase dibanding proyeksi sebelumnya). Selanjutnya, risiko global mengalami peningkatan, khususnya didorong percepatan normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat serta konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

"Kombinasi tersebut menimbulkan kenaikan harga komoditas global khususnya sektor pangan dan energi, serta kenaikan inflasi di beberapa negara maju, serta meningkatkan volatilitas arus modal, nilai tukar, dan sektor keuangan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers APBN KiTa seperti dipantau dari YouTube Kemenkeu, Rabu (20/4).

Indonesia sendiri mengalami surplus perdagangan yang meningkat pada Maret 2022, dan didukung kinerja ekspor dan impor yang tumbuh positif. Konsistensi pemulihan ekonomi terjaga dan diperkirakan menguat di 2022. Pasar SBN domestik terdampak risiko global namun terbatas, didukung cukup baiknya kondisi fundamental dan likuiditas domestik.

Sponsored

"Proyeksi lembaga internasional atas pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 berada di kisaran 5% (yoy) (IMF: 5,4%, World Bank 5,1%, Bloomberg 5,2%). Tren penurunan kasus Covid-19 domestik diharapkan berlanjut dan menjaga aktivitas konsumsi, produksi maupun investasi. Laju perekonomian diperkirakan tetap kuat di kuartal II, meskipun risiko dari tekanan eksternal, terutama kenaikan harga, perlu terus diwaspadai," papar dia.

“Ekonomi Indonesia dan momentum pemulihan masih terus berjalan dengan baik, dan ini akan terus terjaga seiring dengan kegiatan ekonomi masyarakat yang akan terus meningkat, terutama menjelang Idulfitri, di mana mobilitas akan meningkat. Mobilitas telah menunjukkan peningkatan secara konsisten di kuartal I-2022 dan disertai kegiatan konsumsi mereka,” jelas Menteri Keuangan.

Dari sisi domestik, kinerja APBN di Maret masih mencatatkan surplus, didukung kinerja positif pendapatan negara yang mengalami pertumbuhan pada semua komponen. Sementara transmisi risiko global ke belanja dan pembiayaan perlu diantisipasi dengan upaya optimalisasi yang terus dilakukan. 

Berita Lainnya