sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mentan klaim sektor pertanian semakin membaik

Ekspor pertanian di Indonesia juga menunjukkan kenaikan cukup baik.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Kamis, 10 Okt 2019 20:56 WIB
Mentan klaim sektor pertanian semakin membaik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 62142
Dirawat 30834
Meninggal 3089
Sembuh 28219

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan kemajuan pertanian di Indonesia, selama masa pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK dinilai cukup menggembirakan karena petani lebih sejahtera.

"Pertanian hari ini, gudang penuh. Untuk beras yang sudah sewa gudang Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat. Dari Dirut Bulog, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan. Itu prestasi petani kita semua. Luar biasa petani kita," katanya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dirinya juga mendengar harga cabai rendah. Namun, ia berharap tidak dikatakan bahwa menteri diam. Selama ini pihaknya langsung mengurus ke pabrik jika ada masalah.

"Jangan katakan menteri diam. Kami urus sampai ke pabrik. Kita cari, berupaya keras," kata Menteri Amran.

Ia juga menambahkan ekspor pertanian di Indonesia juga menunjukkan kenaikan cukup baik. Pada 2014, ekspor pertanian 33 juta ton, saat ini menjadi 42,5 juta ton, naik 9 juta ton dengan nilai Rp400 triliun.

"Inflasi, kemudian investasi dan seterusnya. Harga beras, gabah, cukup bagus. Stabil, aman," kata dia.

Dirinya juga berharap, bantuan alat mesin pertanian ke petani bisa bermanfaat. Jika petani menggunakan traktor, bisa menekan biaya sampai 60%, bahkan 70%. Selain itu, petani bisa menekan waktu di lapangan. Jika dahulu untuk tanam dari 1 hektare lahan, membutuhkan tenaga 20 orang, dengan alat pertanian bisa lebih cepat hanya lima jam selesai. Bahkan, petani juga bisa bertani dari bawah pohon, dimana teknologi dengan menggunakan remote control.

Ia juga berharap pembangunan embung bisa bermanfaat. Semua air hujan yang jatuh di bumi Indonesia, diharapkan bisa ditampung di embung, sehingga tidak langsung masuk ke lautan. Dengan embung, air bisa dimanfaatkan untuk sarana pertanian.

Sponsored

"Tidak ada impor. Hari ini nol. Gudang penuh. Ada 2,5 juta ton, produksinya jauh lebih tinggi. Kekuatan pertanian kita luar biasa. Bukan saja swasembada hari ini, tapi berdaulat pangan. Seluruhnya dipenuhi dari dalam negeri. Karena, sejak pemerintahan Jokowi-JK, kita rancang tiada hari tanpa tanam, tiada hari tanpa olah, tiada hari tanpa panen. Caranya, kita ubah pertanian tradisional jadi modern, kita bangun sistem, embung, sumber air. Intinya, jangan biarkan air hujan yang jatuh di bumi Indonesia mengalir ke lautan tanpa dimanfaatkan petani. Itu kata kunci," kata dia. (Ant)

Berita Lainnya